• Selasa, 25 Januari 2022

Darurat Pimpinan, Tujuh SMP di Cimahi Tak Miliki Kepala Sekolah

- Minggu, 5 Desember 2021 | 18:15 WIB
Sebanyak tujuh SMP di Cimahi saat ini tak memiliki Kepala Sekolah. Itu terjadi lantaran pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.  (Agus Satia Negara)
Sebanyak tujuh SMP di Cimahi saat ini tak memiliki Kepala Sekolah. Itu terjadi lantaran pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. (Agus Satia Negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Sebanyak tujuh SMP di Cimahi saat ini tak memiliki Kepala Sekolah. Itu terjadi lantaran pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.

Untuk sementara waktu, jabatan Kepala Sekolah di tujuh SMP di Cimahi itu diisi pelaksana tugas (Plt) hingga ditetapkannya pejabat definitif.

"Dari total 45 SMP, tujuh SMP di Cimahi jabatan Kepala Sekolah kosong dan dijabat Plt. Operasional sekolah tetap berjalan, tidak terganggu, meski kepala sekolah dijabat seorang Plt," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono saat dihubungi, Minggu 5 Desember 2021.

Baca Juga: Kepala Sekolah Didorong Terus Berinovasi Demi Kemajuan Pendidikan

Ia menjelaskan, tujuh SMP di Cimahi yang tak memiliki kepala sekolah itu yakni SMP 1 dan SMP 6 yang sudah dijabat Plt sejak bulan Mei 2021. Lalu, SMP 8 ditinggal pensiun sejak November 2020 dan SMP 2 sejak Agustus 2020. Sehingga sudah setahun lebih dua sekolah itu dijabat seorang Plt Kepala Sekolah.

Sedangkan, tiga sekolah lainnya adalah sekolah baru yang didirikan tahun lalu. Yakni SMP 14, 15, dan 16, yang notabene belum memiliki Kepala Sekolah.

Dia menyebutkan, hal yang sama juga terjadi di jenjang SD. Dari total 116 SD itu ada sejumlah SD yang dijabat Plt karena Kepala Sekolah sebelumnya pensiun.

Baca Juga: Cegah Korupsi, 40 Kepala Sekolah SMP di Kota Bogor Diberi Pengarahan

Ia menuturkan, kekosongan jabatan Kepala Sekolah itu sudah dilaporkan ke Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Upaya pengisian Kepala Sekolah definitif tingkat SMP dan SD juga sudah diupayakan.

Namun, mekanisme yang harus ditempuh relatif panjang. Sebab, ada beberapa prosedur yang harus ditempuh sesuai dengan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Salah satunya yakni harus dibentuk terlebih dahulu tim pertimbangan pengangkatan Kepala Sekolah di bawah pimpinan Sekretaris Daerah.

Di dalamnya ada unsur Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, BKD, dan dewan pendidikan.

Baca Juga: Kepala Sekolah SD Ditangkap Usai Ketahuan Rekam Seorang Guru Perempuan Secara Ilegal

"Karena Kota Cimahi ini masih dijabat Plt wali kota, maka harus meminta surat ke gubernur untuk meminta izin Kemendagri. Sebenarnya, pada Agustus lalu sudah akan diusulkan tapi karena sedang diberlakukan lockdown maka pembahasan dan rencana pengisian Kepala Sekolah itu terhenti," ucapnya.

Pihaknya kembali mengusulkan pengisian jabatan Kepala Sekolah pada September 2021. Namun, dikarenakan di lingkungan Pemkot Cimahi sedang persiapan pengisian jabatan struktur baru dan banyak juga pejabatnya yang pensiun, maka ada rencana nantinya pengisian jabatan Kepala Sekolah ini disatukan dengan pengisian jabatan tersebut.

"Pengangkatan guru dalam jabatan sekolah ini nantinya akan disatukan dengan pengisian jabatan distruktur baru. Jadi untuk sementara waktu sekolah yang gak ada kepalanya masih dijabat Plt, dan ada beberapa di antaranya yang sudah diperbaharui karena sudah lewat dari enam bulan," pungkasnya. (Agus Satia Negara)

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X