Ngencleng Buka Tutup Jalan di KBB Rawan Konflik, Jadi Arena Rebutan Lahan

Sistem buka tutup jalan yang diselipi ngencleng dari para warga di KBB rawan konflik yang berujung baku hantam hingga pembacokan.

Ngencleng Buka Tutup Jalan di KBB Rawan Konflik, Jadi Arena Rebutan Lahan
Sistem buka tutup jalan yang diselipi ngencleng dari para warga di KBB rawan konflik yang berujung baku hantam hingga pembacokan.

INILAHKORAN, Ngamprah- Aktivitas buka tutup jalan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) rawan konflik antar sesama warga.

Sering terjadi baku hantam berujung hilangnya nyawa akibat buka tutup jalan di KBB yang dilakukan menyusul adanya sejumlah perbaikan.

Berdasarkan data yang dihimpun InilahKoran, telah terjadi sejumlah insiden yang disebabkan karena adanya sistem buka tutup di lokasi perbaikan jalan KBB.

Seperti pengeroyokan petugas kencleng di SPBU Cililin oleh sejumlah warga yang menggunakan mobil ambulans.

Baca Juga: Fly Over Padalarang Bukan Solusi Kemacetan, Warga KBB: Cuma Dinikmati Kaum Elite!

Kemudian ada juga kasus penusukan terhadap petugas kencleng yang membuka tutup jalan, sehingga mengakibatkan korban tewas.

Penyebabnya pun sepele, hanya karena tali buka tutup jalan tanpa sengaja nyangkut di leher pelaku yang saat itu naik motor dan menerobos jalan yang sudah ditutup.

Kasus terakhir adalah pembacokan kepada petugas kencleng oleh temannya sendiri, yang membuat korban mengalami luka parah.

Penyebabnya karena rebutan shift jaga kencleng untuk kendaraan yang melintas. Saat itu korban tidak mau digantikan, sehingga akhirnya dibacok oleh pelaku.

Baca Juga: Di Rongga KBB Suami Aniaya Istri Hingga Tak Bisa Berjalan, Tak Puas, Rumah Juga Dibakar

"Dalam seminggu bisa ada dua laporan kejadian, biasanya kami selesaikan secara kekeluargaan dulu," kata Kapolsek Cililin AKP Deni Nurcahyadi, Minggu 5 Desember 2021.

Ia menuturkan, kerawanan tersebut timbul akibat faktor ekonomi. Alhasil, warga memanfaatkan perbaikan jalan itu untuk memungut kencleng ke pengendara kendaraan.

Kemudian, lanjut dia, ketika pengendara tidak memberi, warga yang ngencleng juga seringkali kecewa.

Baca Juga: Buntut Erick Thohir Minta Toilet Gratis, Sejumlah SPBU di KBB Mulai Kewalahan Gara-gara Ini...

Keributan itu juga biasanya terjadi ketika pelakunya sedang dalam pengaruh minuman keras sehingga lebih mudah tersulut emosi.

"Pada beberapa kasus memang yang terlibat konflik, pelakunya mengonsumsi miras jadi perilaku tidak terkontrol. Makanya kami akan tertibkan penjual-penjual miras, supaya ke depan keributan di jalan tidak terjadi," tandasnya.***(agus satia negara)


Editor : inilahkoran