• Sabtu, 22 Januari 2022

Dadang Supriatna Terima Langung Laporan Warga Jika Ada Indikasi Pungli di Kabupaten Bandung

- Senin, 6 Desember 2021 | 16:45 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bisa menerima langung laporan warga jika ada indikasi pungli di Kabupaten Bandung. (Dani R Nugraha)
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bisa menerima langung laporan warga jika ada indikasi pungli di Kabupaten Bandung. (Dani R Nugraha)

INILAHKORAN, Bandung - Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta masyarakat untuk tidak takut melapor jika ada indikasi pungli di Kabupaten Bandung.

Bahkan, laporan indikasi pungli di Kabupaten Bandung itu bisa disampaikan langsung kepadanya. Dadang Supriatna menegaskan, dia akan memberikan pembinaan langsung terhadap orang yang dilaporkan.

“Saya kira dengan musim transparansi ini semua bisa kita sampaikan, tidak usah takut. Toh untuk kebenaran, ya sampaikan saja. Sampaikan saja ke kantor Tim Saber Pungli. Termasuk kepada saya, apabila ada aparat OPD yang masih melakukan indikasi pungli di Kabupaten Bandung, tolong sampaikan kepada saya langsung, sehingga langsung saya bina kepada orang tersebut,” kata Dadang Supriatna di Soreang, Senin 6 Desember 2021.

Baca Juga: Dadang Supriatna Janjikan Dunia Pendidikan Bebas Pungli

Meski demikian, dia mengharapkan semua informasi yang dilaporkan itu tentu harus sesuai fakta. Laporan itu nantinya dilihat dan disaring dulu sehingga Tim Saber Pungli bisa menindaklanjuti sesuai ketentuan.

Dia menjelaskan, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19 ini Kabupaten Bandung harus terbebas dari praktik pungutan liar (pungli). Selain itu, investasi juga bisa cepat masuk ke Kabupaten Bandung jika tak ada lagi praktik pungli.

“Kondisi sekarang ini Covid-19, kita semua prihatin, sehingga agar bisa memulihkan dan percepatan perekonomian pasca pandemi salah satunya adalah kita harus bebas pungli. Sehingga investasi cepat masuk ke Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Pungli Seleksi Cakades Singajaya KBB, Panitia Keukeuh Sudah Ada Hitam di Atas Putih

Dadang Supriatna menjelaskan, jika ada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung itu terbukti melakukan pungli maka akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau di ASN ada sanksi sesuai aturan. Seperti kemarin kejadian waktu PGRI, itu kan sudah kita proses, ada penundaan satu tahun. Kemudian juga ada SP1, SP2 dan pemberhentian tidak hormat,” ujarnya.

Selain itu, Dadang mengharapkan kegiatan sosialisasi Tim Saber Pungli bisa memberikan penyadaran kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak melakukan praktik pungli. (Dani R Nugraha)

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polrestabes Bandung Gencarkan Penyemprotan Anti DBD

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:49 WIB

Dinsos Kota Bandung Akui Sulit Vaksinasi Anjal

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:47 WIB

Warga Lembang Dihebohkan Dengan Penemuan Mortir

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:50 WIB
X