• Rabu, 19 Januari 2022

Sempat Masuk Pasar Internasional, Kerajinan Bambu di Cisarua Berharap Bisa Bangkit Lagi

- Selasa, 7 Desember 2021 | 19:39 WIB
Kerajinan bambu Cisarua Kabupaten Bandung Barat (Agus Satia Negara)
Kerajinan bambu Cisarua Kabupaten Bandung Barat (Agus Satia Negara)

INILAHKORAN-Hampir satu tahun Dian Setiawan (44) pengerajin bambu asal Kampung Cisarua, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat tidak memproduksi kerajinan bambunya.

Hal itu terjadi lantaran pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap bisnis bambu yang dirintisnya sejak 10 tahun lalu tersebut.

Padahal, produk kerajinan bambu yang dibuatnya telah masuk pasar internasional, seperti Arab Saudi, Jerman , Australia, Amerika dan negara Eropa lainnya.
 
Baca Juga: Polda Jabar Bakal Tetap Batasi Mobilitas ke Tempat Wisata Meski PPKM Level 3 Dibatalkan

Untuk menyambung hidup guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya terpaksa ikut dengan adiknya untuk bekerja di pasar.

Kendati demikian, dirinya mencoba untuk berfikir menyiasati kondisi tersebut dengan berkolaborasi bersama usaha kecil menengah (UKM) lain di KBB agar bisnis kerajinan bambunya bisa kembali hidup.

"Alhamdulillah, sekarang usaha bambu ini bisa berjalan lagi, meski dari awal," katanya, Selasa 7 Desember 2021.
 
Baca Juga: Update Kasus Mantan Kekasih Laura Anna, Gaga Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Bahkan, sambung dia, dengan kondisi pandemi ini dirinya bisa kembali menghasilkan omzet hingga puluhan juta.

"Untuk sekarang ada hikmahnya, mungkin karena kebutuhan masyarakat dan lagi produknya ramah lingkungan," ucapnya.

Ia mengaku, dirinya berencana untuk membuat produk berupa peralatan dekorasi, salah satunya rumah-rumahan kucing yang saat ini banyak diminati.
 
Baca Juga: Panjang Jalan dan Pertumbuhan Kendaraan Tak Seimbang Penyebab Kabupaten Bandung Sering Macet

"Ini tidak terlepas dari dukungan Pemda KBB yang memberikan pelatihan dan juga mengikutsertakan kita dalam berbagai event," ujarnya.

Ia berharap, di tahun depan bisa mendapat bantuan berupa peralatan untuk mempermudah dan mempercepat produksi kerajinan bambunya.

"Mudah-mudahan ada dukungan dari pemerintah sehingga kita produksi dalam jumlah yang lebih banyak. Karena selama ini kita produksi kerajinan bambu ini hanya dengan menggunakan peralatan seadanya," harapnya. (agus satia negara) ***
 
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X