• Senin, 16 Mei 2022

Ini Fakta Mengejutkan dari Keluarga Korban! Buntut HW Gagahi Belasan Santriwati Pesantren di Bandung

- Kamis, 9 Desember 2021 | 08:58 WIB
Keluarga korban kekerasan seksual yang dilakukan guru ngaji pesantren di Bandung, HW, membeberkan fakta-fakta mengejutkan. (Ilustrasi/Kindel Media/Pexels)
Keluarga korban kekerasan seksual yang dilakukan guru ngaji pesantren di Bandung, HW, membeberkan fakta-fakta mengejutkan. (Ilustrasi/Kindel Media/Pexels)

ILAHKORAN, Bandung- Aksi kekerasan seksual yang dilakukan HW, seorang guru ngaji dan pemilik pesantren di Bandung berbuah kenyataan pahit untuk keluarga korban.

HW diketahui sebagai pemilik dan pengurus tiga pesantren di Bandung, Madani Boarding School Cibiru, Pondok Tahfiz Al-Ikhlas, dan Yayasan Manarul Huda Antapani.

Terungkap, HW melakukan aksi kekerasan seksual terhadap belasan santriwati, itu dalam rentang waktu pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.

Akibat perbuatan bejatnya, itu HW bertanggung-jawab atas lahirnya delapan bayi yang dikandung empat santriwati.

Baca Juga: HW Paksa Santriwati Berhubungan Meski Haid, Fakta Kekerasan Seksual di Pesantren Bandung

Salah satu keluarga korban mengungkapkan bagaimana modus HW demi menuntaskan nafsu bejatnya.

"Modus pelakunya pura-pura sekolah gratis dan mengaji gratis tau-tau berbuat cabul," kata Hikmat Dijaya, paman dari salah satu korban HW kepada InilahKOran via ponselnya, Kamis 9 Desember 2021.

Hikmat Dijaya mengaku kaget melihat gerak-gerik korban yang tampak aneh sepulang dari pesantren pada libur Idul Fitri 2020 lalu.

Baca Juga: Terungkap! Modus Guru Ngaji HW untuk Gagahi Belasan Santriwati Pesantren di Cibiru Bandung

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X