• Senin, 4 Juli 2022

Guru Pesantren Cabuli Belasan Anak Didik, Begini Reaksi Keras MUI Kota Bandung

- Kamis, 9 Desember 2021 | 11:22 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan
Ilustrasi Pemerkosaan

INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Bandung Asep Ahmad Faturrohman meminta aparat penegak hukum menghukum HW (36) dua kali lipat dalam kasus pencabulan terhadap belasan anak. 

“Pada intinya mengecam perbuatan tersebut, apalagi dia guru. Status guru itu, kalau orang yang alim itu dihukumnya dua kali lipat dalam tradisi keilmuan,” kata Ketua MUI Kota Bandung Asep Ahmad Faturrohman saat dihubungi via telepon selulernya pada Kamis 9 Desember 2021.

Meski begitu, MUI Kota Bandung dituturkanya tetap menghormati aturan hukum yang berlaku. Asep Ahmad Faturrohman mengatakan pihaknya mendapatkan informasi bahwa proses persidangan dalam kasus tersebut sudah berjalan beberapa kali. 

Kasus predator HW, guru pesantren cabul di Kota Bandung yang menjadikan 12 anak didikannya sebagai budak seks, kini tengah dalam proses sidang.

Baca Juga: Miris! Begini Kondisi Terakhir Para Korban Kekerasan Seksual HW sang Guru Pesantren di Bandung

Atas perbuatannya, HW didakwa primair melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sedangkan dakwaan subsidair, Pasal 81 ayat (2), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

"Ancaman hukumannya 15 tahun," kata PLT Aspidum Kejati Jabar, Riyono di Kantor Kejati Jabar, Jalan Naripan, Kota Bandung, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Tak Hanya Gagahi 12 Santriwati Pesantren di Bandung, HW Paksa Anak Didiknya Jadi Kuli Bangunan

Namun, lanjut Riyono, ada tambahan hukuman terhadap Herry. Statusnya sebagai tenaga pendidik, memberatkan ancaman hukuman terhadap dia.

"Perlu digarisbawahi, di sini ada pemberatan (hukuman) karena dia (terdakwa HW) sebagai tenaga pendidik (guru atau ustaz). Ancaman hukumannya jadi 20 tahun," kata dia. (yogo triastopo)

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X