• Selasa, 18 Januari 2022

Soroti Kasus Novia Widyasari, Sonya Fatmala Sebut Bahaya Toxic Relationship

- Kamis, 9 Desember 2021 | 13:38 WIB
Sonya Fatmala (istimewa)
Sonya Fatmala (istimewa)

INILAHKORAN, Ngamprah - Kasus tewasnya Novia Widyasari Rahayu (23) di Mojokerto menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Plt Ketua TP PKK KBB Sonya Fatmala.

Pasalnya, ungkap Sonya Fatmala, Novia Widayasari menjadi korban atas depresi yang dialaminya dampak dari kekerasan psikis. Bahkan, Komnas Perempuan mencatat, Novia Widayasari telah mengalami kekerasan psikis maupun kekerasan seksual berulang kali sejak 2019. Seperti diketahui, kekerasan itu  datang dari hubungan pacaran yang tidak sehat dengan seorang polisi Bripda Randy Bagus.

"Tak menutup kemungkinan kasus serupa bisa terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Persoalan mental kini tengah menjadi sorotan Pemda Bandung Barat mengingat banyaknya korban kekerasan seksual terjadi," kata Sonya, Kamis 9 Desember 2021.

Baca Juga: Sepanjang 2021, Ada 22 Laporan Kekerasan Seksual di KBB

Ia menilai, kasus kematian Novia Widyasari sebagai kasus yang tak bisa dianggap sepele. Menurutnya, toxic relationship yang berujung pada depresi dan kematian ini menjadi pelajaran bahwa persoalan mental tidak bisa dianggap remeh.

"Masalah seperti ini adalah masalah yang berulang dan berulang lagi. Kesehatan mental seolah menjadi masalah yang dianggap oleh sebagian orang sepele namun ini persoalan yang penting," ujarnya.

Guna menyikapi kesehatan mental, lanjut dia, perlu adanya kesadaran dari masing-masing masyarakat.

Baca Juga: Ini Jurus Jitu Hengky Kurniawan Atasi Jumlah TKA di KBB

"Jangan terlalu menganggap remeh orang-orang yang menganggap dirinya depresi, ingin bunuh diri. Jadi harus lebih peka, karena cerita-cerita itu adalah sinyal. Jangan sampai ada Novia berikutnya di Bandung Barat," imbuhnya.

Ia menyebut, sepanjang tahun 2021 Pemda Bandung Barat mencatat ada 22 laporan kasus kekerasan seksual yang masuk dan telah mendapat penanganan.

"Dari jumlah tersebut, anak di bawah umur kerap kali menjadi korban kekerasan," sebutnya.

Baca Juga: Antisipasi Munculnya Omicron di KBB, Hengky Kurniawan Bakal Lakukan Langkah Ini

Ia menambahkan, kekerasan seksual selalu menyisakan dampak buruk bagi kesehatan mental korbannya.

"Tak jarang korban kekerasan seksual yang mengalami depresi sampai berujung bunuh diri," tandasnya.  *** (Agus Satia Negara)

 

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nadiem Makarim : Kegiatan PAUD Sangat Penting

Senin, 17 Januari 2022 | 19:03 WIB
X