• Senin, 24 Januari 2022

HW Guru Cabul Pesantren di Bandung Jadikan 8 Bayi Alat Cari Sumbangan, Polda Jabar Beraksi Begini

- Kamis, 9 Desember 2021 | 14:14 WIB
Ilustrasi HW terdakwa kasus pencabulan belasan santriwati di Pesantren Bandung. (dok)
Ilustrasi HW terdakwa kasus pencabulan belasan santriwati di Pesantren Bandung. (dok)

INILAHKORAN, Bandung- Polda Jabar buka suara soaal dugaan manipulasi status bayi yang terlahir akibat kekerasan seksual HW di Pesantren Bandung.

Sebelumnya diberitakan, HW telah mengubah status bayi hasil kekerasan seksual di pesantren Bandung, itu menjadi para yatim piatu.

Diduga HW menyulap status para bayi hasil kekerasan seksual di pesantren Bandung menjadi yatim piatu demi meraup uang bantuan.

Baca Juga: Terungkap! Modus Guru Ngaji HW untuk Gagahi Belasan Santriwati Pesantren di Cibiru Bandung

Baca Juga: Marah dan Kaget! Ridwan Kamil Beri Pesan Ini untuk Para Orang Tua, Buntut Pencabulan HW di Pesantren Bandung

Adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI yang mencium gelagat HW untuk mengeksploitasi 8 bayi tersebut.

Terkait dugaan yang disampaikan LPSK, tiu Polda Jabar mengaku baru akan mengambil langkah andai ada laporan pengaduan.

"Hal ini kan harus adanya laporan pengaduan, kalau memang tidak ada laporan pengaduan maka kita belum bisa mengetahui hal seperti itu," kata Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago, Kamis 9 Desember 2021.

Baca Juga: Begini Pengakuan HW, Terdakwa Kasus Guru Cabul Pesantren Bandung soal Kasus yang Membelitnya

Erdi Ardimulan Chaiago mengatakan, saat adanya laporan akan dugaan tindakan cabul tersebut, penyidik fokus mengungkap laporan pencabulannya.

"Ya mungkin bisa dilaporkan ke kepolisian dengan bukti yang ada sehingga kita bisa mengusutnya dengan adanya bukti petunjuk yang dia dapatkan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI menduga adanya ekploitasi ekonomi dalam kasus pencabulan belasan anak pesantren di Bandung yang dilakukan HW.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polrestabes Bandung Gencarkan Penyemprotan Anti DBD

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:49 WIB

Dinsos Kota Bandung Akui Sulit Vaksinasi Anjal

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:47 WIB
X