• Senin, 4 Juli 2022

Pansus 11 DPRD Kota Bandung Minta Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung Tidak Disalahgunakan

- Kamis, 30 Desember 2021 | 16:51 WIB
Pansus 11 DPRD Kota Bandung minta Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung tidak disalahgunakan. (istimewa)
Pansus 11 DPRD Kota Bandung minta Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung tidak disalahgunakan. (istimewa)

 

INILAHKORAN, Bandung – Pansus 11 DPRD Kota Bandung kembali menggelar rapat kerja membahas Raperda tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung.

Ketua Pansus 11 DPRD Kota Bandung Hasan Faozi mengatakan, usai Raperda tersebut disempurnakan dan ditetapkan menjadi Perda diharapkan tidak menimbulkan kendala dalam pengimplementasiannya di lapangan. Apalagi, pengawasan terhadap aturan tersebut tidak dijalankan optimal.

Pansus 11 DPRD Kota Bandung menilai itu dapat memicu penyalahgunaan pihak tertentu karena dapat menjadi potensi sumber komersial namun tidak berdampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung.

Baca Juga: Begini Respon Ketua DPRD Kota Bandung Soal Reposisi Jabatan Oleh Yana Mulyana

"Perda ini harus menjadi aturan baku yang harus dipatuhi oleh semua pihak. Jangan sampai ada celah yang bisa dimanfaatkan pelaku bisnis karena ini bersifat komersial, tapi tidak berdampak pada PAD Kota Bandung. Kalau pengawasannya lemah, sama saja bohong," ujarnya, Kamis 30 Desember 2021.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus 11 DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman meminta agar penetapan besaran retribusi tidak asal-asalan. Harus ada keseimbangan yang masih dalam ambang wajar kata dia, dalam menentukan nilai retribusi dan pajaknya.

"Saya setuju kalau kita harus dapat pendapatan daerah yang besar dari retribusi, karena mereka komersial. Tapi itu kita dapatkan dari retribusi konstruksi atau jangan-jangan yang diperbesar harusnya dari sisi pajaknya, bukan dari retribusinya. Sehingga berdampak pada potensi pendapatan daerah yang signifikan," ucapnya.

Baca Juga: Kekang Penyalahgunaan Wewenang, Pansus 12 DPRD Kota Bandung Gelar Raker Bahas Raperda tentang Kode Etik

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X