Babak Baru, Para Korban Pencabulan Herry Wirawan Minta Ganti Rugi

Babak baru para korban pencabulan Herry Wirawan meminta ganti rugi atas perbuatanya kepada mereka selama ini.

Babak Baru, Para Korban Pencabulan Herry Wirawan Minta Ganti Rugi
Para korban pencabulan Herrry Wirawan meminta ganti rugi atas perlakuannya kepada meraka.

INILAHKORAN, Bandung – Babak baru, para korban pencabulan Herry Wirawan, meminta ganti rugi atas tindakan kekerasan seksual yang dilakukan terdakwa kepada para santriwati.  

Permintaan ganti rugi para santriwati yang jadi korban pencabulan Herry Wirawan tersebut disampaikan LPSK saat dihadirkan sebagai saksi ahli.

Hal itu disampaikan oleh Tenaga ahli LPSK Abdan V Yova, yang hadir sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pencabulan yang dilakukan terdakwa Herry Wirawan kepada besalan santriwati di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kamis 6 Januari 2022.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Herry Wirawan, Jaksa Hadirkan LPSK Sebagai Saksi Ahli

"Kehadiran (kami) untuk memberikan saksi ahli terkait restitusi, permohonan ganti kerugian dari para korban. Fakta persidangan bisa ditanya ke rekan kejaksaan," katanya.

Adapun permintaan ganti rugi, lanjut Abdan mengacu kepada peraturan pemerintah nomor 43 tahun 2017 tentang pelaksanaan restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana.

Dalam undang-undang di atas, terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi, di antaranya ganti kerugian atas kehilangan penghasilan, atau kekayaan, kedua, penderitaan yang ditimbulkan akibat tindak pidana dan ketiga biaya medis, dan psikologis yang timbul akibat proses hukum yang masih berlangsung.

Baca Juga: Hanya Khilaf, Pengakuan Herry Wirawan Usai Gagahi 13 Santriwati, Pekan Depan Sidang Tuntutan

Namun tidak dijelaskan, berapa besaran ganti rugi yang harus dibayarkan oleh terdakwa.

"Kami gak bisa memberikan nilai angka, (karena) kebutuhan psikis dan pemulihan ke depan masing-masing korban kebutuhan berbeda itu yang membuat perbedaan," ucap dia. *** (Cesar Yudistira) 


Editor : inilahkoran