• Kamis, 26 Mei 2022

Eks Sekretaris MA Huni Lapas Sukamiskin Bersama Menantunya

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 14:53 WIB
 eks sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, penghuni baru Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk menjalani vonis atas putusan hakim (antarafoto)
eks sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, penghuni baru Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk menjalani vonis atas putusan hakim (antarafoto)



INILAHKORAN- Nurhadi, yang merupakan, eks sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, penghuni baru Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk menjalani vonis atas putusan hakim.

Nurhadi menjalani isolasi selama 14 hari, sebelum nantinya akan berinteraksi dengan penghuni lapas lainnya. Hal itu sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

"14 hari kita isolasi," ucap Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar saat dihubungi, Sabtu (8/1/2022).

Baca Juga: Polres Bogor Ringkus Produsen Home Industri Tembakau Sintetis di Sukamiskin

Adapun dasar Nurhadi dieksekusi ke Lapas Sukamiskin ini berdasarkan putusan MA RI Nomor : 4147 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Desember 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 12/PID.SUS-TPK/2021/PT DKI tanggal 28 Juni 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 45/Pid.Sus TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 10 Maret 2021.

Tak hanya Nurhadi, ada dua orang lagi yang dieksekusi bersamaan ke Lapas Sukamiskin yakni menantunya Rezky Herbiyono dan penyuap Nurhadi, Hiendra Soenjoto.

Diketahui, Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Nurhadi terbukti menerima suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara sebesar Rp 49 miliar.

Baca Juga: Dua Mantan Anggota DPRD Kota Bandung Dieksekusi KPK ke Lapas Sukamiskin

Nurhadi dan Rezky dinyatakan melanggar Pasal 11 dan Pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 dan 65 ayat 1 KUHP.

Vonis hakim lebih rendah daripada tuntutan jaksa. Nurhadi dituntut oleh jaksa 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan, Rezky Herbiyono dituntut 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Keduanya diyakini jaksa bersalah menerima suap senilai Rp 45.726.955.000 dan gratifikasi senilai Rp 37.287.000.000. Jika ditotal Rp 83.013.955.000.(Caesar Yudistira)***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X