Herry Wirawan, Terdakwa Guru Cabul Pesantren Bandung Siap-siap Dijatuhi Hukuman Kebiri

Tak hanya hukuman mati, terdakwa guru cabul pesantren di Bandung, Herry Wirawan, juga dituntut hukuman kebiri.

Herry Wirawan, Terdakwa Guru Cabul Pesantren Bandung Siap-siap Dijatuhi Hukuman Kebiri
Herry Wirawan telah mencuci otak istrinya yang rela merawat bayi-bayi para korban pencabulan.

INILAHKORAN, Bandung – Tak hanya hukuman mati, terdakwa guru cabul pesantren di Bandung, Herry Wirawan, juga dituntut hukuman kebiri.

Tuntutan itu dibacakan tim jaksa penuntut umum Kejati Jawa Barat yang dipimpin Asep Mulyana. Herry Wirawan juga dituntut dengan hukuman biologis, guna dilakukan suntik kebiri terhadap terdakwa.

“Kami juga menuntut terdakwa untuk diberikan hukuman biologis, suntik Kebiri," ucap Asep Mulyana usai pembacaan dakwaan terhadap Herry Wirawan di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa, 11 Januari 2022.

Herry dituntut melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 17 Tahun 2016 yentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama. 

Baca Juga: Jeger...Jaksa Tuntut Herry Wirawan Guru Cabuli Santri Hukuman Mati

Dengan pasar itu, Herry Wirawan dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum. Tindakannya dianggap merupakan kejahatan serius.

“Menuntut terdakwa dengan hukuman mati,” kata Asep, tentang tuntutan terhadap Herry Wirawan.

Herry Wirawan, guru yang jadi terdakwa kasus pencabulan terhadap belasan santriwati di Kota Bandung itu datang ke Pengadilan Negeri Bandung, dengan menggunakan mobil tahanan kejaksaan, sekira pukul 09.45 WIB. Setibanya di PN, ia langsung mendapat pengawalan untuk masuk ke ruang sidang 1.

Baca Juga: Pakai Peci Hitam dan Kemeja Putih, Herry Wirawan Hadir dalam Sidang Tuntutan di PN Bandung

Dengan menggunakan kemeja putih, peci hitam dan rompi tahanan merah itu dirangkul petugas Kejaksaan untuk masuk ke dalam ruangan.

"Kita hadirkan, dari rutan ke ruang sidang," ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil.

Herry sendiri dihadirkan, merupakan hasil diskusi perangkat persidangan yakni hakim, Jaksa dan pengacara Herry. Menurut dia, dihadirkannya Herry agar terdakwa mendengar langsung tuntutan yang diberikan Jaksa.

Baca Juga: Hari Ini Sidang Lanjutan Predator Seks Herry Wirawan, JPU Kerja Keras dan Lembur Siapkan Tuntutan

"Hadirnya terdakwa kita bisa sampaikan tuntutan langsung ke yang bersangkutan. Pak Kajati (Asep N Mulyana) juga mengharapkan terdakwa hadir," katanya. (cesar yudistira)


Editor : inilahkoran