Andai Jalani Kebiri Kimia, Ini Sederet Efek Samping yang Bakal Menyiksa Guru Cabul Herry Wirawan

Guru Cabul Herry Wirawan berpotensi mengalami sederet efek samping yang 'menyiksa' andai menjalani hukuman kebiri kimia.

Andai Jalani Kebiri Kimia, Ini Sederet Efek Samping yang Bakal Menyiksa Guru Cabul Herry Wirawan
Guru cabul Herry Wirawan bakal mengalami efek-efek menyiksa andai menjalani proses hukuman kebiri kimia.

INILAHKORAN, Bandung- Salah satu tuntutan hukuman untuk guru cabul Herry Wirawan adalah kebiri kimia.

Hukuman kebiri kimia jadi satu dari dua tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan guru cabul Herry Wirawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa 11 Januari 2022.

Proses hukuman Kebiri Kimia yang mengancam Herry Wirawan sang guru cabul, akan dilangsungkan dengan beberapa tahap berikut ini:

Pelaksanaan hukuman kebiri terhadap para pelaku kekerasan seksual terhadap anak tertuang dalam Peraturan Pemerintah (P) nomor 70 tahun 2020 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Rabu 12 Januari 2022: Curigai Rendy, Al dan Angga Mulai Atur Strategi?

Terkait tata cara pelaksanaan hukuman kebiri kimia, tertuang dalam Pasal 9 berikut ini:

a. Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia dilakukan setelah kesimpulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 menyatakan Pelaku Persetubuhan layak untuk dikenakan Tindakan Kebiri Kimia;

b. Dalam jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak diterimanya kesimpulan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, jaksa memerintahkan dokter untuk melakukan pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia kepada Pelaku Persetubuhan;

c. Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia sebagaimana dimaksud dalam huruf b dilakukan segera setelah terpidana selesai menjalani pidana pokok;

Baca Juga: Proses dan Tata Cara Kebiri Kimia, Ancaman Hukuman Herry Wirawan yang Cabuli 13 Santriwati

d. Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia dilakukan di rumah sakit milik pemerintah atau rumah sakit daerah yang ditunjuk;

e. Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia dihadiri oleh jaksa, perwakilan dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial, dan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

f. Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia dituangkan dalam berita acara;

g. Jaksa memberitahukan kepada korban atau keluarga korban bahwa telah dilakukan pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia.

Baca Juga: Jalan Wilayah Selatan KBB Tak Kunjung Rampung, Ini Jawaban Hengky Kurniawan

Efek dan Reaksi

Dikutip Inilahkoran dari alodokter.com, kebiri kimia umumnya dilakukan dengan menyuntikkan obat-obatan seperti Medroxyprogesterone acetate atau Cyproterone acetate.

Bisa juga, dengan menggunakan obat Agonis Lutenizing Hormone Releasing Hormone (LHRH)

Ketiga obat-obatan di atas, dipastikan menurunkan kadar testosteron dan estradiol.

Diketahui, estradiol sendiri adalah hormon estrogen yang dapat memengaruhi kekuatan tulang, kesehatan jantung, dan fungsi otak.

Baca Juga: Geber Vaksinasi Babak Dua, Bogor Punya Cara Unik Ini Buat Anak

Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara kebiri kimia dengan beberapa penyakit, seperti osteoporosis, penyakit jantung, dan diabetes.

Tak sampai di situ, efek kebiri kimia dapat membuat seseorang mengalami ketidaksuburan, sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flashes), serta anemia dan depresi.

Yang terakhir, kebiri kimia juga dapat meningkatkan risiko pembesaran payudara pada pria yang disebut dengan ginekomastia. Semakin lama kebiri kimia dilakukan, risiko munculnya efek samping juga akan meningkat.

Baca Juga: Jangan Tertukar! Inilah Perbedaan Silaturahmi dan Silaturahim Menurut Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Proses Hukum

Kembali ke proses hukum Herry Wirawan yang telah memerkosa 13 santriwati pesantren di Bandung, pihak JPU memang menyertakan tuntutan kebiri bersama hukuman mati.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jabar Dodi Gazali Emil, saat dihubungi InilahKoran via ponselnya, Rabu 12 Januari 2022 mengungkap alasan di balik tuntutan hukuman mati dan kebiri untuk Herry Wirawan itu.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Rabu 12 Januari 2022: Curigai Rendy, Al dan Angga Mulai Atur Strategi?

"Kalau misalnya diputus 20 tahun tapi tidak menuntut kebiri, nanti hakim bilang gak ada tuntutan kebiri. Nantinya hakim memutuskan dia seumur hidup, berarti dia kan masih hidup dan masih bisa dikebiri karena untuk menghindari jangan sampai dia berbuat lagi," pungkasnya.***

 


Editor : inilahkoran