• Selasa, 17 Mei 2022

Kasus Covid-19 Nol Persen, Ngatiyana Minta Warga Cimahi Waspadai Omicron

- Kamis, 13 Januari 2022 | 13:26 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi, Ngatiyana  (Agus Satia Negara)
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi, Ngatiyana (Agus Satia Negara)



INILAHKORAN- Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin.

"Kita sampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Cimahi sekarang kasus Covid-19 nol persen tapi jangan euforia karena omicron telah masuk di Kabupaten Bandung dan KBB," ucapnya.

Ia menegaskan, pihaknya meminta aparat kewilayahan hingga tingkat RT maupun RW untuk melakukan upaya antisipatif. Dengan begitu, risiko penyebaran Covid-19 varian Omicron dapat diminimalisir.

Baca Juga: Pejabat yang Diamankan di PPU dalam OTT Bupati Abdul Gafur Mas'ud Segera Diterbangkan ke Jakarta

"Kita harus waspada jika ada tamu dari luar negeri untuk segera di periksa oleh satgas tingkat RW. Pihak keluarahan pun harus memantau TKI maupun tamu yang dari luar negeri," tegasnya.

Sementara Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta seluruh Kabupaten/kota di wilayahnya untuk mengantisipasi masuknya virus Covid-19 varian omicron. Hal tersebut menyusul adanya laporan warga Jabar yang diduga terpapar varian Omicron.

"Sesuai arahan presiden (Jokowi) warga diminta untuk tidak bepergian ke luar negeri dalam satu dua bulan ke depan karena penyebaran Omicron di sejumlah negara cukup tinggi," katanya.

Baca Juga: Leedo dan Xiaon ONEUS Istirahat Sementara dari Aktivitas Grup, Ini Alasannya!

Khususnya golongan menengah atas, lanjut dia, jika ingin liburan ke luar negeri tahan dulu mendingan liburan ke Situbagentit atau Curug Cimahi dari pada ke Turki karena di sana lagi heboh (Omicron).

Ia menyebut, sejauh ini ada sebanyak 60 orang terkonfirmasi positif Covid-19 namun belum dapat dipastikan pasien tersebut terpapar varian omicron. Pasalnya, diperlukan pengetesan secara khusus.

"Berapa omicronnya belum bisa kami infokan, karena ngetes omicron itu rada beda sementara mayoritas masih delta," sebutnya.

Baca Juga: Selain Abdul Gafur Mas'ud, Ini Deretan Kepala Daerah di Kalimantan Timur yang Pernah Berurusan dengan KPK

Sejauh ini, tambah dia, setidaknya ada delapan orang dinyatakan terpapar Omicron yang berasal dari kepulangan  luar negeri dan bukan penularan lokal.

"Di lokal hanya delapan orang sebagian dirawat dan mayoritas di daerah Bandung," ujarnya.

Kendati demikian, ia juga meminta masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi penyebaran Covid-19 varian omicron. Pasalnya, untuk pemulihan pasca terpapar kurang dari satu pekan.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta 13 Januari 2022: Kepalang Nekat, Andin Tanyakan Soal Ini ke Aldebaran...

"Omicron memang sudah ada dan hadir ada penyebaran di komunitas  tapi sedikit dan gak usah dibikin panik karena rata2 sembuh dua tiga hari karena gejalanya seperti flu," katanya. (agus satia negara) ***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Selasa 17 Mei 2022

Selasa, 17 Mei 2022 | 08:05 WIB
X