• Senin, 23 Mei 2022

Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP KBB Selidiki Warung Remang-remang di Kawasan Ini

- Selasa, 18 Januari 2022 | 14:03 WIB
ilustrasi warung remang-remang di Kabupaten Bandung Barat (Agus Satia Negara)
ilustrasi warung remang-remang di Kabupaten Bandung Barat (Agus Satia Negara)


INILAHKORAN, Ngamprah - Razia penyakit masyarat (Pekat) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal terus dilakukan secara intensif oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) KBB.

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan langkah antisipasi guna mengurangi maraknya penyakit masyarakat, salah satunya seperti mengantisipasi keberadaan warung remang-remang.

Ia menyebut, sepanjang tahun 2021 pihaknya berhasil menjaring 22 orang yang terlibat prostitusi di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya berada di kawasan Cipatat dan Cikalongwetan.

Baca Juga: Razia PSK Warung Remang-remang, Satpol PP Diadang di Blok Anggrek

"Kita juga bakal terus selidiki untuk mengantisipasi adanya tempat lain bisnis warung remang-remang ini," katanya.

Ia menjelaskan, mayoritas wanita penjaja seks tersebut berasal dari luar Kabupaten Bandung Barat yakni Sumedang, Cianjur dan Cirebon.

"Usai ditertibkan, masyarakat yang terjaring kita kembalikan ke tempat asalnya karena di KBB belum mempunyai tempat khusus rehabilitasi," jelasnya.

Baca Juga: Bocah di Cikalongwetan Bandung Barat Disetubuhi Kakak Iparnya Sendiri, Modusnya Pakai Obat Bius

Ia menambahkan, rata-rata wanita yang terjaring dan menjalani profesi sebagai PSK mengaku terpaksa melakukan hal itu lantaran himpitan ekonomi terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.

"Usianya kemarin yang terjaring di atas 30 tahun dan kebanyakan transaksi secara langsung," tandasnya. (agus satia negara) ***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Senin 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022 | 08:05 WIB
X