• Kamis, 7 Juli 2022

Warga Bandung Waspada! Kasus DBD Meningkat Tajam, Belasan Pasien Meninggal Dunia

- Senin, 24 Januari 2022 | 12:00 WIB
Warga Bandung diminta waspada dengan lonjakan kasus DBD yang telah membuat belasan pasien meninggal dunia. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.)
Warga Bandung diminta waspada dengan lonjakan kasus DBD yang telah membuat belasan pasien meninggal dunia. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.)

Peningkatan kasus sendiri, terjadi karena dua faktor yaitu terdapat virus dan nyamuk Aedes Aegypti.

"Biasanya musim hujan bisa memperkirakan kasus mulai naik karena musim hujan ada genangan," ucapnya.

Ira menuturkan nyamuk Aedes Aegypti senang berada di genangan air yang bersih di tempat penyimpanan air, pot bunga dan talang air.

Baca Juga: Di Tengah Ancaman Omicron, Enam Warga Cimahi Positif Terpapar Varian Delta

Selain itu peningkatan kasus dipengaruhi kecepatan puskesmas mendeteksi dini pasien DBD. Sebelum-sebelumnya, deteksi dini DBD hanya bisa dilakukan di rumah sakit.

"Satu sisi deteksi dini lebih cepat, kasus ketahuan lebih banyak. Jadi kasus banyak tapi fatality rate lebih kecil dibandingkan tahun lalu. Tingkat keparahan penderita bisa menurun dari tahun ke tahun," ujar dia.

Ira mengatakan, Kota Bandung yang berstatus endemis DBD membuat kasus akan tetap ada.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 24 Januari 2022: Pengacara Mama Rosa Sebut Jessica Saksi Kunci, Al Langsung Lakukan Ini

Namun upaya pengendalian dan pencegahan harus dilakukan agar tidak banyak warga yang terserang DBD melalui hidup sehat, 3M dan salah satu opsi lainnya fogging.

"Fogging salah satu pelengkap. Fogging dilakukan harus sesuai indikasi menemukan kasus dan jentik (perindukan)," jelasnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

  Dihantam PMK, Penjualan Hewan Qurban Menurun

Kamis, 7 Juli 2022 | 11:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 7 Juli 2022

Kamis, 7 Juli 2022 | 08:05 WIB
X