• Jumat, 20 Mei 2022

Kekosongan Jabatan Wabup KBB Kembali Disorot, PKB Nilai Figur Utara atau Selatan Sama Saja

- Senin, 24 Januari 2022 | 17:03 WIB
Ketua DPC PKB KBB Asep Dedi menilai kekosongan jabatan wabup KBB bisa diisi figur utara atau selatan. (Agus Satia Negara)
Ketua DPC PKB KBB Asep Dedi menilai kekosongan jabatan wabup KBB bisa diisi figur utara atau selatan. (Agus Satia Negara)

 

INILAHKORAN, Ngamprah - Adanya kekosongan jabatan wabup KBB kini tengah menjadi sorotan partai politik. Tak terkecuali PKB.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Dedi mengatakan, secara aturan perundang-undangan kekosongan jabatan wabup KBB itu bisa diisi jika jabatannya masih lebih dari 18 bulan. Pasangan Aa Umbara-Hengki Kurniawan (Akur) akan berakhir pada September 2023.

"Kami melihatnya sah-sah saja ada yang ingin mengisi kekosongan jabatan wabup KBB. Tentu klaim itu berasal dari partai koalisi Akur yang merasa pantas untuk duduk di kursi KBB 2. Tapi, mereka harus yang betul-betul memahami kultur dan kondisi KBB," kata Asep di sekretariat PKB KBB, Senin 24 Januari 2024.

Baca Juga: Kursi Wabup KBB Memanas! Hengky Kurniawan Angkat Bicara Soal Figur Jagoannya...

Dia menilai, jangan sampai hanya orang-orang yang punya ambisi secara politik dan kekuasaan saja yang mengisi kekosongan jabatan wabup KBB. Namun, dia tidak melihat kondisi dinamika yang terjadi di masyarakat. Lantara, sejak menjadi daerah otonom itu dua kali pimpinan KBB ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hal ini tentu menyisakan trauma dan krisis kepercayaan terhadap pemerintahan daerah," ujarnya.

Selain itu, Asep pun tak ingin ketika figur yang mengisi kekosongan jabatan wabup KBB itu hanya menjadikannya sebagai batu loncatan untuk Pemilu 2024. Sebab, dalam masa kepemimpinannya nanti tentu tidak akan fokus memikirkan pembangunan dan masyarakat KBB.

Baca Juga: Tiga Tahun Aa Umbara-Hengky Pimpin KBB, Buruh Sebut Banyak Janji Belum Ditepati

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X