• Senin, 23 Mei 2022

Puluhan Pengungsi Warga Kampung Giri Awas Pangalengan Butuh MCK Portable dan Tambahan Tenda

- Rabu, 26 Januari 2022 | 17:32 WIB
Puluhan pengungsi warga Kampung Giri Awas Pangalengan membutuhkan MCK portable dan tambahan tenda. (Dani R Nugraha)
Puluhan pengungsi warga Kampung Giri Awas Pangalengan membutuhkan MCK portable dan tambahan tenda. (Dani R Nugraha)

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 25 KK pengungsi warga Kampung Giri Awas Pangalengan, Kabupaten Bandung yang tinggal di pengungsian kini membutuhkan MCK portable.

Selain membutuhkan makanan tambahan, pengungsi yang berasal dari Kampung Giri Awas Pangalengan itu pun memerlukan tambahan tenda. Ketua RT 03 Dede Sukmana mengatakan, kebutuhan tambahan MCK portable itu relatif mendesak.

Pasalnya, selama ini pengungsi menggunakan MCK yang biasa digunakan warga di tempat pengungsian. Kendati warga sekitar tak mempermasalahkan, namun mereka yang berasal dari Kampung Giri Awas Pangalengan memerlukan MCK portable. Sebab, mereka merasa tak enak hati jika terus-menerus merepotkan warga sekitar.

Baca Juga: Nasib Pengungsi Kampung Giri Awas Pangalengan Terkatung-katung, Gara-gara Bupati Lamban?

"Kebutuhan kami yang mendesak saat ini yaitu MCK portable. Selama ini kami numpang di jamban umum milik warga. Memang, kemarin sudah dikirim ada dua unit dari BPBD tapi sayangnya belum bisa dipakai karena cuma dikasih sama pipanya saja, sedangkan peralatan lain dan jalur airnya tidak ada," kata Dede, Rabu 26 Januari 2022.

Selain MCK portable, kata Dede, mereka juga membutuhkan tenda tambahan. Adapun tenda keluarga yang baru mereka terima kemarin jumlahnya hanya 10 unit. Sedangkan, kebutuhannya mencapai 20 unit. Sehingga, 10 unit tenda family yang telah didirikan di dalam GOR tersebut diprioritaskan untuk lansia serta perempuan dan anak balita.

Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula, Nestapa Pengungsi Bencana Alam Sukajaya di Tengah Keterbatasan Anggaran

"Tenda family yang ada sekatnya ini baru datang dan dipasang kemarin. Kalau sebelumnya kami tidur di tenda umum. Sekarang, yang masih muda terpaksa masih menempati tenda umum. Tenda-tenda ini sengaja didirikan di dalam GOR, kalau di luar udara dingin dan atap GOR nya juga banyak yang bocor, kalau pakai tenda jadi lebih aman," ujarnya.

Dia menuturkan, untuk kebutuhan makanan pengungsi itu dipasok dari dapur umum. Keberadaanya dikelola relawan dari KNPI dan warga pengungsi juga.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Kota Bandung Raih Tiga Kali WTP

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:30 WIB

Kota Bandung Deklarasikan Sebagai Kota Angklung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:15 WIB
X