Peresmian Nama Jalan Baru, Flyover Pasupati Bandung Ditutup Sementara

Ruas jalan di sekitar Jalan Layang Pasteur-Surapati (Pasupati), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa pukul 12.30 hingga 14.15 WIB

Peresmian Nama Jalan Baru, Flyover Pasupati Bandung Ditutup Sementara
Foto udara permukiman warga dengan latar belakang Jembatan Layang Pasupati di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA JABAR/Raisan Al Farisi/agr)

INILAHKORAN, Bandung-Ruas jalan di sekitar Jalan Layang Pasteur-Surapati (Pasupati), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa pukul 12.30 hingga 14.15 WIB akan ditutup sementara karena ada acara peresmian Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja atau Jalan Lk Jenderal Bina Marga di depan jalan layang.

Ruas jalan yang akan ditutup sementara pada Selasa siang meliputi Jalan Surapati yang menuju ke arah Jalan Pasteur mulai dari simpang Gasibu serta Jalan Majapahit.

"Peresmian akan berlangsung selama kurang lebih satu jam oleh Bapak Gubernur, kemudian dihadiri terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika.

Baca Juga: Waspada, Bandung Rawan Pencuri Motor

Dewi mengatakan bahwa penutupan sementara ruas jalan menuju ke Gedung Sate dan Jalan Layang Pasupati untuk acara peresmian jalan sengaja dilakukan pada siang hari pada saat kebanyakan warga sudah kembali bekerja setelah waktu istirahat.

Ia menjelaskan bahwa pengubahan nama Jalan Layang Pasupati menjadi Jalan Mochtar Kusumaatmadja merupakan bagian dari upaya untuk mengusulkan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Prof Mochtar Kusumaatmadja.

"Melalui dukungan warga masyarakat pengguna jalan nanti kami juga meminta dukungan agar usulan menjadikan Prof Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional ini dilancarkan," kata Dewi.

Baca Juga: Masih Belum Dipasang Palang Pintu, Perlintasan Sebidang Kereta Api di Cilame Rawan Kecelakaan

"Setelah peresmian ini kami akan melangkah pada tahap selanjutnya, yaitu melengkapi dokumen pengajuan termasuk melampirkan kegiatan peresmian Selasa ini," katanya.

Setelah melengkapi semua persyaratan untuk mengusulkan Prof Mochtar Kusumaatmadja mendapat gelar pahlawan nasional, ia mengatakan, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Jawa Barat akan mengajukannya ke Kementerian Sosial.

Dewi mengatakan bahwa batas waktu pengiriman berkas pengusulan pemberian gelar pahlawan nasional akan ditutup pada Maret 2022.***
 


Editor : inilahkoran