Banyak Masalah Terkait Lapangan Kerja, Wapres Ma'ruf Tekankan Hal Ini

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menekankan perlunya langkah konkret untuk menjembatani para pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.

Banyak Masalah Terkait Lapangan Kerja, Wapres Ma'ruf Tekankan Hal Ini
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menekankan perlunya langkah konkret untuk menjembatani para pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.

INILAHKORAN, Ngamprah - Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menekankan perlunya langkah konkret untuk menjembatani para pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.

Pasalnya, Ma’ruf Amin menilai di lapangan masih kerap terjadi permasalahan seperti tidak sesuainya daya serap industri dengan jumlah lulusan SMK, kurikulum yang mismatch dengan kebutuhan industri.

Selain itu, Ma’ruf Amin menyebutkan belum tersedianya peta industri di daerah, serta ketidaksesuaian penyediaan sarana dan prasarana yang digunakan di laboratorium dan bengkel pelatihan dengan kebutuhan industri.

“Solusi linked and match untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan agar terus diprioritaskan," katanya, Rabu 23 Maret 2022.

Baca Juga: Ada Merah Kuning Hijau, Ini Warna yang Dipilih Suga untuk Mewakili Setiap Pribadi Member BTS

Menurutnya, perlu langkah konkret untuk menjembatani para pencari kerja dengan permintaan pasar kerja dalam sebuah proses bisnis yang terpadu, serta membangun integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan.

"Tadi dijelaskan oleh ibu menteri, yaitu integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja secara efektif dan efisien,” jelasnya.

Ia juga berharap, dengan peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan BLK, akan dapat berkontribusi dalam penanganan permasalahan di dunia ketenagakerjaan dan peningkatan produktivitas tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga:  Jadi Isu Sentral, Ma'ruf Amin Tenaga Kerja Terampil Jadi Kunci Utama Masalah Pengangguran

“Saya optimis dan menaruh harapan bersama BLK-BLK di seluruh Indonesia akan semakin maju, mampu merespons kebutuhan dunia kerja, serta menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan para lulusannya," harapnya.

"Dengan demikian, SDM dan tenaga kerja Indonesia akan semakin berkualitas, serta meningkat produktivitas dan juga kesejahteraannya,” pungkasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran