Fenomena Tahunan, Pedagang Pasar Tagog Padalarang Heran Harga Daging Sapi Naik Jelang Ramadhan

Jelang Ramadhan, harga daging di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi terus mengalami kenaikan.

Fenomena Tahunan, Pedagang Pasar Tagog Padalarang Heran Harga Daging Sapi Naik Jelang Ramadhan
Harga daging di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi terus mengalami kenaikan.
INILAHKORAN, Ngamprah- Jelang Ramadhan, harga daging di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi terus mengalami kenaikan.
 
Kenaikan harga daging tersebut terpantau sejak beberapa hari ke belakang dan diprediksi bakal terus merangkak naik hingga memasuki bulan suci Ramadan pada 3 April 2022 mendatang.
 
Adapun kenaikan harga sapi sejak beberapa hari lalu dari harga normal Rp120 ribu.
 
 
Pedagang Pasar Tagog Padalarang, Yanti (44) mengatakan, naiknya harga komoditas daging sapi ini merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi setiap menjelang bulan Ramadan.
 
Menurutnya, fenomena kenaikan daging sapi ini pun kembali terjadi saat ini.
 
"Kalau lihat di bulan Ramadan tahun lalu, kenaikan mungkin bisa sampai Rp150 ribu per kilogram, karena sekarang kan sudah Rp130 ribu per kilogram. Tapi biasanya waktu rame sebelum puasa," katanya.
 
 
Lebih lanjut ia menuturkan, kenaikan harga daging sapi tersebut terjadi secara perlahan. Kendati demikian, dirinya pun tidak mengetahui penyebab naiknya harga komoditas tersebut.
 
Ia mengaku, dirinya hanya tahu kenaikan harga daging sapi sejak dari rumah potong hewan (RPH).
 
"Naiknya Rp2 ribu sampai Rp4 ribu. Akhirnya jadi Rp 130 ribu per kilogram sekarang," ujarnya.
 
 
"Sekarang juga sudah ada tanda-tanda mau naik lagi dari pemotongan, soalnya kan kita dapat barang dari sana (RPH)," tandasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 


Editor : inilahkoran