Unjuk Rasa Mahasiswa Besok, Polda Jabar Pastikan Takkan Ada Anggota Polisi Bawa Senpi

Jelang aksi unjuk rasa mahasiswa, Polda Jabar menginstruksikan seluruh anggota polisi agar tak membawa senpi.

Unjuk Rasa Mahasiswa Besok, Polda Jabar Pastikan Takkan Ada Anggota Polisi Bawa Senpi
Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo.
INILAHKORAN, Bandung- Polda Jabar memastikan seluruh anggota kepolisian tidak diperbolehkan membawa senjata api (senpi) saat mengamankan aksi unjuk rasa para mahasiswa yang berlangsung di berbagai daerah, Senin 11 April 2022.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan hal tersebut merupakan instruksi dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

Pasalnya, kata Ibrahim Tompo, kini polisi menghindari sikap represif dalam mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa.

Baca Juga: Isu 3 Periode Terbantahkan! Jokowi Pastikan Pemilu dan Pilkada Tetap 14 Februari 2024

"Polri menegaskan bahwa dalam mengamankan aksi unjuk rasa, anggota Polisi tidak diperbolehkan membawa senjata api," kata Ibrahim Tompo di Bandung, Minggu 10 April 2022.

Walaupun dalam standar operasional prosedur (SOP) untuk mengamankan aksi unjuk rasa, menurut dia, terbagi ke beberapa tahapan zona tingkat keamanan, tetapi tembakan senjata tetap tidak diperbolehkan.

Dia mengatakan aparat kepolisian akan mengedepankan pola pendekatan persuasif kepada massa aksi secara humanis guna memastikan aksi berjalan dengan baik dan tertib tanpa ada gangguan keamanan.

Baca Juga: KA Pangrango Kembali Operasional, Minat Masyarakat Cukup Tinggi

"Ini dilakukan dengan memaksimalkan fungsi intelijen dalam mengukur potensi gangguan, termasuk deteksi dini ancaman gangguan kamtibmas," katanya.

Pasalnya, dia menjelaskan pengamanan unjuk rasa merupakan bagian dari tugas kepolisian untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, termasuk dalam kegiatan penyampaian aspirasi.

Untuk itu, ia pun menghimbau agar seluruh elemen masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak melanggar hukum. Apalagi, kata dia, saat ini umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga disarankan menyatakan aspirasi secara sejuk dan damai.

Baca Juga: ASN Kabupaten Bogor Diharapkan Beli Susu Sapi Murni dari Peternak Langsung

"Unjuk rasa jangan sampai mengganggu aktivitas dan ketertiban umum. Selain itu, kita juga mencegah unjuk rasa tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk tujuan yang lain," kata dia.***


Editor : inilahkoran