Lewat Program Jebol Gadis, Disdukcapil KBB Targetkan Adminduk Bagi 1.099 Penyandang Disabilitas

Program Jebol Gadis jadi unggulan Disdukcapil KBB untuk menyelesaikan target seribu lebih pemberian adminduk bagi penyandang disabilitas

 Lewat Program Jebol Gadis, Disdukcapil KBB Targetkan Adminduk Bagi 1.099 Penyandang Disabilitas
Jebol Gadis jadi program unggulan Disdukcapil KBB untuk mencapai target pemberian Adminduk penyandang disabilitas.

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menargetkan sebanyak 1.099 penyandang disabilitas jadi target program Jebol Gadis (Jemput Bola Gerakan Adminduk Disabilitas).

Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi mengatakan, program Jebol Gadis ini merupakan perwujudan negara hadir dalam memenuhi hak sipil warga negara, di antaranya penyandang disabilitas.

"Program Jebol Gadis ini bakal disebar di 17 Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh KBB," katanya.

Baca Juga: Polisi Buru Drifter yang Lukai Warga di Wastukancana Bandung

Ia menjelaskan, proses adminduk yang dilakukan prosesnya cepat dan bisa langsung diambil dalam hitungan jam.

"Dari jumlah siswa yang mengurus adminduk, ada sebanyak 25 siswa yang melakukan perekaman KTP," jelasnya.

Sehingga, sambung dia, dengan memiliki KTP-el, maka penyandang disabilitas dapat menggunakan hak politiknya pada Pemilu 2024. Menurutnya, dalam pelayanan adminduk tidak ada diskriminasi.

"Makanya kami langsung jemput bola dengan memberikan kemudahan pelayanan kepada penyandang disabilitas. Ini juga demi mewujudkan masyarakat inklusif di KBB," tuturnya.

Baca Juga: Dewan Kota Bandung Soroti Pelantikan Kepala Sekolah

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 84 siswa disabilitas dari SLB YPALB Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan perekaman administrasi kependudukan (adminduk) yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Para siswa tersebut merupakan anak-anak berkebutuhan khusus seperti tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa, autis, dan siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan mental yang menyebabkan gangguan mental yang menyebabkan anak sulit memusatkan perhatian, serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif. *** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran