Waspada! Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Lembang

Para wisatawan diminta berhati-hati saat melintasi kawasan wisata di Lembang. BPBD menyebut kawasan itu rawan longsor dan pohon tumbang.

Waspada! Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Lembang
Kepala BPBD KBB, Duddy Prabowo ingatkan kawasan wisata Lembang rawan longsor dan pohon tumbang.
INILAHKORAN, Ngamprah - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta seluruh pihak untuk tetap waspada saat berada di daerah yang memiliki topografi curam.
 
Hal tersebut dilakukan menyusul prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan di Jawa Barat, khususnya di KBB dari tanggal 6 hingga 11 Mei 2022 berada pada kategori ringan sampai dengan sedang.
 
Selain itu, saat ini tengah memasuki musim libur lebaran di mana masyarakat kerap kali mengunjungi sejumlah objek wisata yang berada di kawasan curam.
 
 
Kepala BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, untuk masyarakat yang berada di daerah yang bertopografi curam seperti di wilayah utara dan selatan dengan tingkat kemiringan lereng yang cukup bervariatif dalam hal ini yang berlokasi dekat dengan tebing atau daerah rawan longsor diminta agar tetap waspada.
 
"Khususnya pada saat hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari ini," katanya saat dihubungi.
 
Kemudian untuk wisatawan yang sedang berlibur, jelas dia, diminta tetap waspada mengingat di wilayah utara, apabila musim hujan ini juga rawan terjadinya pohon tumbang dan juga longsor.
 
 
"Intinya bagi wisatawan yang melintas di jalur-jalur menuju objek wisata," jelasnya.
 
Disinggung terkait antisipasi di lokasi wisata, ia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dan memberikan imbauan kepada pihak PHRI dan pengelola objek untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.
 
Termasuk, sambung dia, segera mengambil langkah manakala terjadi kondisi cuaca ekstrem, khususnya di area objek wisata alam terbuka.
 
 
"Karena seperti di wilayah Lembang, Cikole dan sekitarnya rawan terjadi pohon tumbang," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran