Desak Pemprov Jabar Perbaiki Jalan Cisarua yang Sempat Longsor, Hengky Sebut Menghambat Perjalanan Wisatawan

Hengky Kurniawan mendesak Pemprov Jabar perbaiki jalan Cisarua yang sempat terkena longsor lantaran menghambat wisatawan ke Lembang

Desak Pemprov Jabar Perbaiki Jalan Cisarua yang Sempat Longsor, Hengky Sebut Menghambat Perjalanan Wisatawan
Plt Bupati KBB Hengky Kurniawan desak Pemprov segera perbaiki jalan Cisarua yang smepat tergerus longsor lantaran menghambat kunjungan wisatawan menuju Lembang,

INILAHKORAN, Ngamprah - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) agar memperbaiki akses Cisarua menuju Lembang yang sempat terjadi longsor.

Pasalnya Hengky Kurniawan beralasan kondisi ruas jalan di Cisarua tersebut sudah dua tahun sejak terjadi longsor belum ada perbaikan sehingga menghambat perjalanan menuju Lembang.

"Jalan longsor yang terjadi di Cisarua sejak tahun lalu dekat Curug Pelangi kerap terjadi kemacetan cukup panjang baik yang hendak menuju Lembang atau pun Cimahi via Jalan Kolonel Masturi," kata Hengky Kuriawan saat ditemui, Minggu 8 Mei 2022.

Baca Juga: ASN KBB Tak Hadir Apel Senin Besok, Hengky Kurniawan Siap Beri Sanksi

Hingga saat ini, lanjut dia, di jalur tersebut diberlakukan buka tutup oleh warga sekitar guna mengatur arus lalu lintas karena tidak bisa digunakan kendaraan dari dua arah berlawanan.

"Dalam kesempatan ini saya juga memohon support dari Pemprov Jabar karena ada beberapa titik yang memang sudah cukup lama kondisinya longsor yang butuh penanganan cepat," jelasnya.

Menurutnya, KBB khususnya Lembang itu daerah wisata sehingga jika tidak segera diperbaiki maka akan sangat menghambat perjalanan wisatawan yang datang ke KBB.

Baca Juga: Waspada! Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Lembang

"Kami sebenarnya telah berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemprov Jabar agar jalur longsor tersebut segera diperbaiki," tuturnya.

Kendati demikian, sambung dia, lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak dua tahun ini menjadi alasan belum diperbaikinya jalur tersebut.

"Sebenarnya kami sudah berkordinasi, cuma memang karena pandemi provinsi pun juga kehilangan sekitar Rp5 triliun kami sangat memahami," ucapnya.

Namun demikian, ekonomi di Jabar terutama KBB saat ini dinilai sudah pulih sehingga perbaikan jalur longsor di Cisarua segera bisa diperbaiki.

Baca Juga: Belum Bersih dan Aman dari Kebakaran, Pasar Cisarua Belum Layak Juara

Ia berharap, pada 2023 nanti jalur tersebut sudah mulai diperbaiki dan dapat dilintasi dari dua arah untuk mempermudah akses wisatawan.

"Tapi melihat tren PAD KBB sendiri yang tahun ini sudah mulai naik, saya rasa provinsi pun juga akan mengalami kenaikan. Sehingga mudah-mudahan 2023 perbaikan jalan di Curug Pelangi bisa terealisasi," tandasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran