Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Ketum KONI KBB, Pither Bakal Bawa Misi Ini

Anggota DPRD KBB Pither Tjuandys akhirnya mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketum KONI KBB dengan membawa beberapa misi

Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Ketum KONI KBB, Pither Bakal Bawa Misi Ini
Anggota DPRD KBB Pither Tjuandys akhirnya mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketum KONI KBB.

INILAHKORAN, Ngamprah - Anggota DPRD KBB Pither Tjuandys akhirnya mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketum KONI KBB.

Dengan begitu, hal tersebut menambah daftar bakal calon Ketum KONI KBB yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

"Saya sudah mengembalikan formulir dan hasil pendaftaran dinyatakan lengkap dalam persyaratan," kata balon Ketum KONI KBB, Pither Tjuandys kepada wartawan.

Baca Juga: Tampung Aspirasi Kades se-KBB, Hengky Kurniawan Gelar Kopdar

Ia menyebut, dirinya maju sebagai balon Ketum KONI KBB dengan membawa visi misi untuk membenahi KONI KBB secara utuh.

"Kedua menyelamatkan KONI KBB ini lewat para atlet yang berasal dari KBB yang punya potensi ysng sangat besar," sebutnya.

Dengan begitu, potensi ini bisa berhasil membawa nama KBB dan tentunya dengan harus memperhatikan cabor yang ada di KONI KBB.

Baca Juga: Mundur dari Bursa Pemilihan Ketum KONI KBB, Ida Widaningsih Balik Dukung Sonya Fatmala

"Kalau anggarannya hanya kita salah gunakan dan salah tempatkan anggaran ini tentunya prestasi olahraga di KBB tidak akan berkembang, bahkan hanya timbul masalah dan masalah," bebernya.

Ia menilai, jika melihat kembali ke belakang banyak generasi muda KBB di bidang cabor masing-masing yang berpotensi.

"Sayangnya potensi ini tidak digali dengan baik, tidak dipelihara dengan baik, tidak diberi anggaran yang baik untuk membina mereka, ini menjadi persoalan," ujarnya.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Porprov Jawa Barat XIV tahun 2022, KONI KBB Usulkan Dibentuk Panda

Ketiga, terang dia, itu adalah transparansi anggaran, karena uang itu berasal dari APBD. Maka, uang rakyat harus kembali kepada cabor dan para atlet. Artinya, harus diperhatikan dengan baik.

"Lepaskan kepentingan umum dan golongan, benahi KBB ini dan struktur kepengurusan harus dibenahi tidak ada kepentingan secara golongan maupun kelompok ataupun secara pribadi," ujarnya.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan secara transparansi di dalam memperhatikan cabor yang merupakan garis terdepan dalam mempertahankan atlet dan nama baik KBB.

"Harus bisa berubah, struktur kepengurusan semua harus dibenahi. Kalau masih ini saja tidak akan berhasil KONI KBB," tuturnya.*** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran