• Jumat, 1 Juli 2022

Pelaku Usaha Pariwisata di Kawasan Objek Wisata Bandung Selatan Mulai Mendulang Cuan

- Minggu, 15 Mei 2022 | 15:39 WIB
Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bandung Sungkowo mengatakan, setelah dua tahun lebih mati suri kini usaha pariwisata kembali tumbuh dengan harapan baru. (Agus Satia Negara)
Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bandung Sungkowo mengatakan, setelah dua tahun lebih mati suri kini usaha pariwisata kembali tumbuh dengan harapan baru. (Agus Satia Negara)

INILAHKORAN, Bandung - Dihentikannya PPKM dan penyekatan lalu-lintas membawa berkah bagi para pelaku usaha jasa wisata di kawasan Bandung Selatan.

Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bandung Sungkowo mengatakan, setelah dua tahun lebih mati suri kini usaha pariwisata kembali tumbuh dengan harapan baru.

Pemilik Hotel Winagung di Jalan Raya Ciwidey itu mengatakan, semenjak dihentikanya PPKM dan penyekatan atau pencegatan lalu lintas, aktivitas pariwisata di kawasan Bandung Selatan kembali bergairah. Buktinya, pada libur panjang sekarang ini saja, okupansi hotel, penginapan dan homestay yang banyak berjajar kawasan Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali 100 persen penuh.

Baca Juga: Berdayakan UMKM, BPKH dan PNM Salurkan Pendanaan Rp885 Miliar di Padalarang

"Kalau hotel disepanjang jalur ini ada sekitar 20 an. Itu semua penuh dari kemarin sampai Senin sore. Nah kalau semua hotel penuh, homestay juga yang jumlahnya ratusan ikut kebagian rejeki semuanya sama penuh. Alhamdulilah saat ini ada gairah dan semangat baru bagi kami para pelaku usaha pariwisata di Bandung Selatan," kata Sungkowo kepada INILAHKORAN, Minggu 15 Mei 2022.

Menurutnya, arus lalu lintas yang padat merayap sejak dari Soreang hingga Rancabali ini, bagi para pelaku usaha wisata justru menjadi pertanda bagus. Itu artinya, kehidupan ekonomi mereka kembali menggeliat, setelah sebelumnya mati suri selama kurang lebih dua tahun. Dengan adanya kelonggoran kebijakan pemerintah soal PPKM, ini membawa berkah bagi pelaku wisata termasuk masyarakat sekitarnya.

"Sejak pemerintah menghentikan PPKM kemarin sebelum lebaran. Kami sangat antusias dan mempersiapkan diri sebaik mungkin, hasilnya musim libur lebaran okupansi dan kunjungan ke berbagai objek wisata di Bandung Selatan penuh," ujarnya.

Baca Juga: 56 Atlet KORMI Cimahi Bakal Berlaga di FORPROV IV, Ini Pesan Ngatiyana

Dengan begitu, lanjut Sungkowo, hotel, penginapan, homestay dan juga berbagai usaha jasa wisata lainnya yang semua telah putus asa. Kini bangkit dan bergairah kembali. Begitu juga kehidupan ekonomi masyarakat yang ada disekitarnya turut menggeliat. Ini menjadi pertanda baik bagi industri pariwisata di Kabupaten Bandung.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPDB 2022 di KBB, Orang Tua Terpaku pada Zonasi

Kamis, 30 Juni 2022 | 15:11 WIB

15 Ormawa ISBI Bandung Ikuti LDKM Tahun 2022  

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:12 WIB

Pemkot Bandung Sigap, Penjual Hewan Kurban Lega

Rabu, 29 Juni 2022 | 21:20 WIB
X