• Selasa, 5 Juli 2022

Penumpang Angkot Menurun, Organda KBB Usulkan Ini ke Kemenhub

- Selasa, 17 Mei 2022 | 09:58 WIB
Penumpang angkot di KBB menurun drastis. (Agus Satia Nagara)
Penumpang angkot di KBB menurun drastis. (Agus Satia Nagara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Menurunnya jumlah penumpang angkutan umum (angkot) di dua rute, yakni Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat - Alun-alun Kota Bandung membuat para sopir angkot meradang.

Menyikapi hal itu, Ketua Organda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Dedi Setiawan mengaku, telah mengusulkan ke Kementerian dan Dinas Perhubungan Jawa Barat, soal keberadaan shelter tempat pemberhentian Bus Trans Metro Pasundan (TMP) koridor dua.

"Kami sudah usulkan agar Bus TMP koridor dua hanya punya dua shelter di wilayah KBB, yaitu di sekitar Cimareme dan Gadobangkong," katanya.

Baca Juga: Dideportasi dari Singapura, Ustadz Abdul Somad Mengaku Ditempatkan di Ruangan Kecil Bak Liang Lahat

Selain itu, jelas dia, jika TMP memiliki dua shelter dinilai bisa menjaga kondusivitas antara Bus TMP dengan sopir angkot.

"Karena para sopir angkot tidak mau potensi penumpang mereka beralih ke moda transportasi bus koridor dua tersebut yang jumlahnya mencapai 18 unit," jelasnya.

Ia menyebut, hal itu sempat memicu adanya aksi penghadangan oleh para sopir angkot yang terlintasi bus TMP, walaupun di KBB hingga saat ini tidak terjadi.

Baca Juga: Libur Waisak, Kok Lembang Malah Sepi? Begini Kata Polres Cimahi

Oleh karenanya, pihaknya pun selalu mewanti-wanti kepada para sopir angkot agar tidak bertindak anarkis atau melakukan penghadangan yang malah bisa merugikan mereka sendiri.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X