• Senin, 4 Juli 2022

Jelang Idul Adha, Kota Bandung Perketat Verifikasi Keamanan Hewan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 14:27 WIB
Petugas memeriksa kesehatan hewan sapi di RPH Ciroyom, Kota Bandung. DKPP Kota Bandung berupaya mencegah penyebaran wabah PMK dengan memastikan dokumen kesehatan SKKH. (Syamsuddin Nasoetion)
Petugas memeriksa kesehatan hewan sapi di RPH Ciroyom, Kota Bandung. DKPP Kota Bandung berupaya mencegah penyebaran wabah PMK dengan memastikan dokumen kesehatan SKKH. (Syamsuddin Nasoetion)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengimbau para peternak dan panita kurban untuk menyediakan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung Ermariah mengatakan, surat tersebut berfungsi sebagai verifikasi jaminan keamanan hewan kurban dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kita memang sudah pakai ini dari dulu, tapi sekarang lebih diperketat lagi. Izin rekomendasi pengeluaran hewan dari daerah asal, dan surat persetujuan dari daerah yang menerima juga akan kita gencarkan kembali," kata Ermariah pada Jumat 20 Mei 2022.

Baca Juga: Ini Kata Robert Alberts Soal Nasib Ryohei Miyazaki di Persib

Ermariah menyebut, DKPP Kota Bandung selalu melakukan pemantauan berkala secara rutin. Apabila ditemukan adanya indikasi terinfeksi PMK pada hewan, akan segera dibawa ke laboratorium di Subang.

Menurut Ermariah, beberapa ciri gejala PMK ini antara lain, suhu hewan mencapai 39 derajat, ada lepuhan seperti cacar di sekitar mulutnya. Lalu, di kakinya terdapat luka merah di sela-sela kuku.

Baca Juga: Viral Petugas Rumah Sakit di Bandung Tak Kunjung Ganti Oksigen hingga Pasien Meninggal Dunia

"Jika ditemukan hewan yang tidak layak jual, maka harus dipisahkan dan tidak diberikan penanda kalung. Maka dari itu, kondisi kandang harus selalu bersih. Semua yang keluar masuk kandang harus desinfeksi. Orang kandang harus punya baju kandang sendiri," ucapnya.

Meski telah diyakini PMK ini tidak bisa menyebar ke manusia, tapi Ermariah mengimbau para peternak untuk tetap menjaga keamanan dengan memilah bagian mana saja yang boleh dikonsumsi dan tidak. (Yogo Triastopo)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X