33 Anggota Dewan Pakar PKS Bakal Perkuat Pemilu 2024

Sebanyak 33 orang anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat resmi dilantik. Mereka memperkuat PKS pada Pemilu 2024.

33 Anggota Dewan Pakar PKS Bakal Perkuat Pemilu 2024
Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu mengaku saat ini 33 orang anggota Dewan Pakar PKS resmi dilantik.

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 33 orang anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat resmi dilantik. Mereka menjadi skuad baru guna memperkuat PKS pada Pemilu 2024 mendatang.

"PKS punya skuad baru dengan adanya Dewan Pakar mudah-mudahan bisa memperkuat PKS untuk kemenangan Pemilu 2024," kata Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu saat ditemui usai kegiatan Halal Bihalal PKS Jabar di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Minggu 22 Mei 2022.

Ia mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan penyaringan tahap satu bakal calon anggota dewan.

Baca Juga: Kisah Pilu Longsor Cijeruk, Jasad Nenek Ini Ditemukan Saat Menggendong Cucunya

"Jadi masukan dari unit pembinaan anggota, kemudian dari ranting, cabang, kemudian daerah dan dari wilayah itu sudah masuk ke DPP," ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu tahap penyaringan selesai sampai di DPP untuk pencalegan 2024.

"Mereka nanti akan mengeluarkan SK untuk penjaringan tahap dua," sebutnya.

Baca Juga: Baru Dapat Arisan, Neng Korban Longsor Cijeruk Gagal Wujudkan Mimpi Menyenangkan Ibu Mertua

Ia menjelaskan, selanjutnya nama-nama tersebut bakal disosialisasikan kepada masyarakat. Sementara, DPW pun bakal membentuk tim independen untuk menilai apakah sosialisasinya efektif atau tidak.

"Kami akan melakukan survey dan kemudian ditetapkan dalam daftar calon anggota tetap yang akan kita masukan ke KPUD," jelasnya.

"Jadi itu yang akan dilaksanakan oleh PKS," tambahnya.

Baca Juga: Empat Kementerian Dukung Penguatan UMKM Perempuan dan Implementasi Kesetaraan Gender

Kemudian, lanjut dia menuturkan, PKS sudah menyiapkan juga untuk penyaringan apakah calon kepala daerah baik ditingkat provinsi maupun tingkat kota/kabupaten.

"Namun, karena waktunya sama dan pada tahun yang sama tahun 2024, makanya kita akan mulai juga prosesnya dari sekarang," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran