Pedagang Sapi di KBB Menjerit Jelang Idul Adha, Pasokan Terhenti Sementara

- Minggu, 22 Mei 2022 | 17:18 WIB
Para pedagang sapi di KBB bingung menyusul pasokan mandeg jelang Idul Adha. (Agus Satia Nagara)
Para pedagang sapi di KBB bingung menyusul pasokan mandeg jelang Idul Adha. (Agus Satia Nagara)
INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang Idul Adha 1443H sejumlah pedagang sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) lantaran dihantui wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
 
Pasalnya, pasokan sapi yang dijual para pedagang di KBB yang selama ini berasal dari Jawa Timur. Namun, saat ini pasokan sapi tersebut dihentikan sementara.
 
Pedagang Sapi di KBB, Entang mengaku, karena pasokan sapi dihentikan sementara stok sapi yang dimilikinya menjadi semakin sedikit.
 
 
Selain itu, kata dia, para pedagang juga khawatir harga jual sapi pun bakal melonjak.
 
"Jelang Idul Adha tahun ini gelisah udah pasti, di daerah yang enggak terdampak (PMK) seperti KBB pasti mahal karena kan enggak bisa ambil dari luar lagi (stok sapi) terutama Jawa Timur," katanya.
 
Ia pun memastikan, tahun ini harga sapi yang akan dijual menjelang Idul Adha sudah mengalami kenaikan. Seperti, sapi bobot 340-350 kilogram berkisar di harga Rp 25 juta. Sementara sapi bobot 380-420 kilogram seharga Rp 27,5 juta. 
 
 
"Kalau tahun lalu kan yang 350 kilogram masih diharga Rp 21 juta sampai Rp 22 juta. Tahun ini naik ke Rp 25 juta, paling mentok saya Rp 24 juta. Kalau yang 380 kilo mentok dijual Rp 26 juta," sebutnya.
 
Ia menyebut, jumlah tersebut setengahnya dari tahun lalu. Bahkan, tahun ini dirinya hanya memiliki stok sapi sebanyak 100 ekor.
 
"Sisa sapi saya hanya 100 ekor. Sebetulnya, jumlah tersebut belum aman lantaran tahun lalu saya bisa menjual sampai 100 ekor," sebutnya.
 
 
Ia mengaku, dirinya belum bisa memprediksi berapa persen hasil penjualan sapi jelang Idul Adha tahun ini lantaran terdampak dari adanya wabah PMK dan pasca diterjang pandemi COVID-19.
 
"Mudah-mudahan segera ada solusi, untuk sekarang belum bisa dilihat menurun atau enggak, karena kan baru mulai menjual," ujarnya.
 
Kendati demikian, tambah dia, sudah ada sejumlah konsumen yang booking sapinya untuk Idul Adha nanti. 
 
 
"Tapi mudah-mudahan enggak ada penurunan harga, soalnya 2 tahun pandemi COVID-19 juga kita sudah rugi cukup besar," pungkasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

12 Anggota GMBI Dituntut Satu Tahun Bui

Rabu, 6 Juli 2022 | 18:15 WIB
X