• Senin, 4 Juli 2022

Duh...Lima Ekor Sapi di Kota Bandung Positif PMK

- Selasa, 24 Mei 2022 | 11:13 WIB
Lima sapi yang berasal dari Kota Bandung positif PMK dan kini sedang diisolasi untuk mendapatkan perawatan. (Yogo Triastopo)
Lima sapi yang berasal dari Kota Bandung positif PMK dan kini sedang diisolasi untuk mendapatkan perawatan. (Yogo Triastopo)
 
INILAHKORAN, Bandung - Hasil tes di Balai Veteriner Subang pada 14 hewan ternak sapi asal Kota Bandung telah menunjukan hasil. Lima di antaranya positif terinfeksi PMK atau penyakit mukut dan kuku. 
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan, kelima hewan yang positif PMK tersebut kini tengah menjalani isolasi dan perawatan secara intensif. 
 
"Hasil laboratorium sudah keluar. Dari 14 sampel yang kita berikan, hasilnya ada lima ekor terkonfirmasi positif PMK. Kelima-limanya sapi," kata Gin Gin Ginanjar via telepon selulernya pada Selasa 24 Mei 2022.
 
 
Gin Gin Ginanjar menyebut, sapi-sapi yang terkonfirmasi positif PMK berasal dari pasar hewan ternak yang berada di Purwakarta. Para peternak memasukkan sapi-sapi tersebut ke Kota Bandung
 
Sambung Gin Gin, penyebaran wabah PMK terbilang cepat. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni membatasi lalu lintas hewan masuk ke Kota Bandung. Selain itu, dilakukan pengetatan dan pemeriksaan terhadap hewan. 
 
"Sejak awal, dari Kementan dan disusul Pemprov Jabar sudah mengajukan, mengeluarkan surat edaran untuk sementara mengurangi tidak dahulu memasukan hewan ternak. Terutama dari zona merah," ucapnya. 
 
 
DKPP Kota Bandung pun, dikatakan Gin Gin merespon dengan mengeluarkan surat edaran untuk peternak agar tidak memasukkan hewan ternak dari zona merah. Termasuk di rumah potong hewan. 
 
"Kalau tidak ada SKKH, kita tolak dan pulangkan. Tetapi ada satu peternak memasukkan hewan ternak dari  Purwakarta, dari Pasar Ternak Ciwareng yang dikenal dengan pasar ternak besar," ujar dia. 
 
Ditambahkan Gin Gin, sejak wabah PMK merebak. Pihaknya langsung membentuk posko dan tim. Tercatat hingga 20 Mei lalu, sebanyak 2.118 ekor hewan ternak dinyatakan sehat dan bebas dari PMK. 
 
 
Namun Gin Gin mengungkapkan, bahwa pada 21 Mei 2022  terdapat hewan ternak yang diduga mengalami gejala PMK. Petugas telah mengambil sampel darah untuk diperiksa di Balai Veteriner Subang. *** (Yogo Triastopo) 

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Senin 4 Juli 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 08:05 WIB
X