Burung Senilai Ratusan Juta Dicuri di Lembang Park and Zoo, Polisi Periksa 20 Saksi

Sudah 20 oramh saksi diperiksa begitu juga rekaman CCTV oleh kepolisian mencari petunjuk hilangna burung dilindungi di Lembang Park and Zoo

Burung Senilai Ratusan Juta Dicuri di Lembang Park and Zoo, Polisi Periksa 20 Saksi
Burung dilindungi senilai ratusan juta dicuri di Lembang Park and Zoo, polisi sudah periksa 20 saksi dan rekaman CCTV untuk mencari petunjuk.

INILAHKORAN, Ngamprah - Kasus pencurian burung seharga ratusan juta di objek wisata Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyita perhatian sejumlah pihak.

Seperti diketahui, kelima burung yang hilang di objek wisata Lembang Park Zoo adalah 2 ekor burung Macau Blue and Gold, 1 ekor burung Scarlet Macaw, 1 ekor Nuri Bayan Betina dan 1 ekor Kakaktua Goffin. Jika ditotalkan, harga kelima burung tersebut mencapai antara Rp200-250 juta.

Polisi telah memeriksa sebanyak 20 saksi dalam kasus pencurian lima ekor burung di Lembang Park and Zoo yang merupakan satwa dilindungi di Lembang Park and Zoo tersebut.

Baca Juga: Libur Nataru, Lembang Park and Zoo Perketat Prokes

"Totalnya ada sebanyak 20 saksi yang sudah kami periksa dan mintai keterangan," kata Wakapolres Cimahi, Kompol Niko N Adiputra.

Ia menjelaskan, kasus pencurian burung seharga ratusan juta rupiah itu menjadi perhatian pihaknya.

"Pada awalnya hanya 17 pegawai yang dimintai keterangan, kemudin bertambah menjadi 20 orang karena ada beberapa burung yang dilepaskan," jelasnya.

Ia menyebut, 20 saksi yang diperiksa untuk mengungkap kasus ini, antara lain sejumlah keeper atau penjaga aviary, helper, dokter hewan, dan security. Termasuk juga dari pihak pengelola Lembang Park and Zoo.

Baca Juga: Puluhan Ekor Burung Paruh Bengkok Disita Polisi dari Seorang Pria di Baleendah

"Sampai saat ini pemeriksaan masih berjalan terus untuk mengumpulkan bukti-bukti," sebutnya.

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya pun belum bisa menyimpulkan terkait hasil pemeriksaan para saksi.

Hanya saja, sambung dia, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) memang ada gembok aviary (kandang burung) yang hilang.

"Kami belum bisa memastikan apakah aviary itu rusak atau tidak, karena ada gembok yang hilang. Bukti-bukti masih dikumpulkan," ujarnya.

Baca Juga: Libur Waisak, Kok Lembang Malah Sepi? Begini Kata Polres Cimahi

Disinggung terkait rekaman kamera pengawas untuk memastikan pelaku pencurian masuk dari mana, ia menyebut, belum bisa memastikan karena masih melakukan pemeriksaan CCTV.

"Nanti kita lihat dari CCTV, sekarang kami masih mengumpulkan alat bukti dari keterangan saksi," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran