Bencana Pergeseran Tanah di KBB, Dua Rumah Ambruk

Dua rumah di Kampung Ciwur, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, KBB, ambruk akibat bencana pergeseran tanah.

Bencana Pergeseran Tanah di KBB, Dua Rumah Ambruk
Dua rumah ambruk akibat bencana pergeseran tanah di KBB.
INILAHKORAN, Ngamprah - Bencana pergerakan tanah di Kampung Ciwur RT 02 RW 10, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan dua unit rumah ambruk .
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat laporan pergerakan tanah di Kampung Ciwur telah dilaporkan sejak 20 Mei 2022. 
 
Kepala Pelaksana (Kalak) Duddy Prabowo mengatakan, akibat kondisi tersebut berdampak retakan pada dinding rumah.
 
 
Ia menyebut, semakin lama retakan tersebut membesar sehingga menyebabkan ambruk, pada Senin 6 Juni 2022.
 
"Laporan pergerakan tanah di wilayah ini telah terjadi sejak 20 Mei 2022," kata Duddy dalam keterangan resminya.
 
"Saat ini pergerakan tanah semakin membesar dan berdampak awalnya rumah retak, kini telah rata atau ambruk roboh," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD KBB, Amas.
 
 
Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemilik rumah telah mengungsi sementara ke rumah kerabatnya. 
 
Selain dua rumah ambruk, kata dia, BPBD mencatat ada tiga rumah lagi yang terancam pergerakan tanah. 
 
"Jadi total yang terdampak ada 2 rumah rusak berat ambruk. Selain itu ada 3 di sekitarnya terancam," ujarnya.
 
 
Ia menyebut, berdasarkan hasil investigasi, luas pergerakan tanah di wilayah itu mencapai 1 hektar. 
 
"Posisi pergerakan tanah berada di cekungan bukit sekitar Gunung Paseban," sebutnya.
 
Ia menambahkan, pihaknya pun bakal menerjunkan tim geologi untuk meneliti pergerakan tanah di wilayah ini supaya diketahui tingkat kerawanan bagi pemukiman warga. 
 
 
"Kita pertimbangkan untuk menerjunkan tim geologi karena pergerakan tanah saat ini masih terus terjadi. Apakah masih aman atau tidak bagi hunian warga," tandasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 


Editor : inilahkoran