Disdik Kota Bandung Jamin Anak Ketgori Rawan Melanjutkan Pendidikan Tetap Dapat Sekolah

Program RMP Disdik Kota Bandung menjamin seluruh warga dapat sekolah dengan bantuan baik sekolah swasta maupun negeri di PPDB 2022

Disdik Kota Bandung Jamin Anak Ketgori Rawan Melanjutkan Pendidikan Tetap Dapat Sekolah
Disdik Kota Bandung menjamin seluruh warga Bandung dapat sekolah termasuk mereka yang rawan melanjutkan pendidikan (RMP)

INILAHKORAN.COM,Bandung- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung memastikan seluruh warga Kota Bandung dapat melanjutkan sekolah, termasuk mereka yang masuk kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP).

Kepastian itu salah satunya berkah program beasiswa bagi masyarakat kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP) yang digulirkan Disdik Kota Bandung.

Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengungkapkan, warga kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP) bisa terus melanjutkan sekolah baik di sekolah negeri maupun swasta.

Baca Juga: SD Ar Rahman Darul Ilmi Bandung Gelar Market Day, Bumi Inspirasi Berbagi Tips kepada Siswa-Siswi

Menurut Hihmat, jaminan program RMP tidak hanya bagi sekolah negeri tetapi juga mereka yang bersekolah di swasta. Sehingga lewat program RMP menjamin semuanya dapat sekolah.

Hikmat Ginanjar mengatakan, warga yang masuk RMP akan diberikan bantuan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung supaya bisa terus melanjutkan sekolah.

"Warga (RMP) bisa ke sekolah negeri luar wilayah atau dalam zonasinya atau bisa ditempatkan di sekolah swasta," ungkap Hikmat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Angka Pengangguran di Kota Cimahi Meningkat, Pemkot Cimahi Kirim Warganya Magang ke Jepang

Pada intinya tegas Hikmat, warga kategori rawan melanjutkan pendidikan akan dibantu disekolahkan. Bantuan diberikan supaya tidak ada warga Kota Bandung anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

“Pada prinsipnya, anak-anak ini akan kita bantu sekolahkan. Jangan sampai ada anak usia sekolah di Kota Bandung yang tidak bersekolah,” kata dia.

Seperti diketahui pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Bandung tahun ajaran 2022 tahap 1 sudah dimulai sejak Senin, 13 Juni 2022 lalu.

Baca Juga: Yana Mulyana Minta Bonek untuk Tertib dan Tidak Keluyuran di Kota Bandung

Dalam perjalanannya, Dinas Pendidikan Kota Bandung mulai melakukan pendataan PPDB tahun ajaran 2022 pada Rabu, 25 Mei 2022 lalu.

Kuota kursi Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Bandung tahun ajaran 2022 untuk SD tercatat tersedia 37.585 kursi. Sedangkan SMP Negeri ada 15.680 kursi, terakhir SMP swasta ada 21.905 kursi.

Untuk mekanisme dan sistemnya tidak ada perbedaan yang mendasar antara Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Bandung tahun ajaran 2022 dan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kurangi Blankspot, 21 Taman di Kota Bandung Ditunjang Wifi Gratis

“Tidak ada perbedaan mendasar pada PPDB tahun ini dibandingkan tahun lalu,” tegas Hikmat Ginanjar.

Perbedaan yang ada jelas dia, hanya pada surat keterangan registrasi kartu keluarga yang sekarang bisa diajukan ke kewilayahan berdasarkan pengantar dari RT dan RW.

“Tapi, kita tetap berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk mengecek validasi data-data dari para calon peserta didik,” jelas dia.

Baca Juga: Viral Retakan di Stadion GBLA Bikin Gerah Pemkot, Begini Tanggapan Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Adapun terkait pendaftaran, tingkat TK dilakukan secara luring. Sedangkan tingkat SD dan SMP dilakukan secara daring.

"Orang tua cukup mengumpulkan persyaratan ke laman yang sudah kami sediakan di ppdb.bandung.go.id,” ujarnya.

Bagi SD hingga SMP yang melakukan pendaftaran daring diimbau kepada seluruh orang tua agar tak perlu khawatir dengan server Disdik Kota Bandung.

Baca Juga: Alhamdulillah Tunjangan Insentif bagi Guru Madrasah non PNS Cair BulanJuni 2022

Pihaknya memastikan server yang dimiliki Disdik Kota Bandung mumpuni untuk digunakan pada PPDB mendatang.

Terkait program RMP, Pemkot Bandung sejak beberapa tahun lalu memang menjadikan sebagai salah satu program unggulan Pemkot Bandung, semasa Wali Kota Bandung Oded M Danial.***


Editor : inilahkoran