Bangga, Indonesia Dominasi Podium Duathlon di Malaysia

Nama Indonesia harum di kejuaraan DuaLiga National Age Group Championships setelah mendominasi podium pada nomor duathlon yang digelar di Pu

Bangga, Indonesia Dominasi Podium Duathlon di Malaysia
Nama Indonesia harum di kejuaraan DuaLiga National Age Group Championships setelah mendominasi podium pada nomor duathlon yang digelar di Putrajaya, Malaysia pada 18-19 Juni 2022.
INILAHKORAN, Bandung - Nama Indonesia harum di kejuaraan DuaLiga National Age Group Championships setelah mendominasi podium pada nomor duathlon yang digelar di Putrajaya, Malaysia pada 18-19 Juni 2022.
 
Dominasi podium itu dialami kelompok putra. Posisi pertama, kedua dan ketiga pada nomor Male Elite Duastandard diraih atlet Indonesia.
 
Podium juara diraih Ronald Bintang Setiawan yang mencatatkan waktu tercepat 1 jam 55:16 menit. Disusul atlet asal Jabar, Rudie Febriadie dengan catatan waktu 1 jam 55:17 menit di posisi kedua dan Muhammad Syifa Jagadnata di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 jam 56:33 menit.
 
 
Di kelompok putri, Indonesia pun mempersembahkan gelar terbaik. Adalah Zahra Bulan Aprilia Putri.
 
Atlet asal Kota Bandung ini berhasil menjadi yang terbaik di nomor Female Elite Duastandard setelah mencatatkan waktu 2 jam 09:23 menit. Zahra Bulan mengalahkan dua atlet tuan rumah Malaysia, Esther Joy Chen Hong Li dan Tahira Najmunisaa Muhammad Zaid. 
 
Manajer timnas Indonesia, Dika Chrisna Irzandi mengaku sangat bangga dengan hasil yang diraih atlet Indonesia di Negeri Jiran. Meski demikian, pihaknya berharap para atlet tidak berpuas diri dengan hasil yang diraih.
 
 
"Kita memboyong lima atlet ke Malaysia, tiga putra dan dua putri. Tiga atlet putra yakni Ronald asal Jatim, Syifa asal Jateng, dan Rudie asal Jabar. Sedangkan dua atlet putri asal Jabar yakni Zahra Bulan dan Eva Desiana. Hanya Eva yang gagal naik podium setelah mengalami insiden dengan atlet tuan rumah sehingga finish di posisi keempat," kata Dika saat dihubungi Senin 20 Juni 2022. 
 
Dika mengatakan pengalaman bertanding di kejuaraan single even tingkat internasional sangat penting bagi perkembangan atlet. Pasalnya, saat pandemi Covid-19 tidak ada kejuaraan yang digelar.
 
"Jadi kejuaraan ini sebagai kompensasi pandemi yang panjang. Hasil hari ini menjadi catatan penting kami untuk pembinaan kedepannya. Kami berharap dapat mengikuti berbagai single event internasional agar para atlet matang saat mengikuti multi event, kami mohon doa dan dukungan untuk timnas triathlon agar selalu berprestasi," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)***
 


Editor : inilahkoran