Dramatis, Begini Penyelamatan Sopir Pikap di Cipatat yang Terhimpit dalam Kecelakaan

Proses penyelamatan sopir mobil pikap yang terjepit kemudi dan bagian bodi depan mobil berjalan dramatis.

Dramatis, Begini Penyelamatan Sopir Pikap di Cipatat yang Terhimpit dalam Kecelakaan
Beginilah suasana tabrakan di Cipatat, KBB. Evakuasi sopir mobil pikap yang terjepit berlangsung dramatis.

INILAHKORAN, Ngamprah - Proses penyelamatan sopir mobil pikap yang terjepit kemudi dan bagian bodi depan mobil berjalan dramatis.

Berkat kesigapan Petugas Damkar Poswil Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sopir mobil pikap tersebut berhasil diselamatkan dan dibawa petugas menggunakan mobil ambulans.

Danton Pemadam Kebakaran KBB, Poswil Cikalongwetan, Yadi Supriadi mengatakan sopir mobil pikap tersebut sebelumnya sempat berjuang menahan sakit cukup lama selama proses evakuasi. 

“Kami menerima laporan ada kecelakaan lalu lintas dari pelapor bernama Irma sekitar pukul 15.30 WIB,” katanya saat dihubungi.

Baca Juga: Innalilllahi! Mobil Sedan dan Angkot Tabrakan di Jalan Pasirkaliki Bandung

Ia menuturkan, saat tiba di lokasi tepatnya di Kampung Sasaksaat RT04/RW05, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, KBB, pihaknya mendapati ada dua kendaraan yang bertabrakan. Yakni satu truk dengan mobil pikap berwarna putih yang mengangkut material serbuk gergaji. 

“Kondisi kedua kendaraan itu rusak dan kaca di bagian depan pecah akibat tabrakan. Akibatnya sopir mobil pikap terjepit dashboard dan bodi yang penyok,” tuturnya.

Ia menyebut, kondisi sopir dalam keadaan terjepit dan tidak sadarkan diri, serta kaki patah terhimpit bodi yang penyok akibat kerasnya tabrakan. 

Baca Juga: Dhuarrr...Tabrakan Beruntun di Bogor Libatkan Empat Kendaraan, Enam Orang Terluka

“Proses evakuasi tidak mudah karena hanya menggunakan alat seadanya dan menarik bodi mobil yang penyok oleh tali. Setelah hampir satu jam akhirnya sopir itu bisa dibawa ke rumah sakit,” sebutnya.

Setelah itu, sambung dia,anggota dari regu satu Damkar Poswil Cikalongwetan yang berjumlah delapan orang berupaya membersihkan material bekas tabrakan bersama aparat kepolisian dan warga. 

Pasalnya, banyak serbuk gergaji yang menutupi jalan sehingga membahayakan bagi pengendara motor maupun mobil.

Baca Juga: Tabrakan Tewaskan Nenek dan Cucu, Pak Kapolsek Banting Setir

“Jalan kami semprot dengan air karena banyak tumpahan material serbuk gergaji yang bisa licin dan membahayakan,” tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran