BCA Bantu 188 Pasien Jalani Operasi Katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung

BCA bekerja sama dengan SPBK Perdami mengadakan bakti sosial operasi katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

BCA Bantu 188 Pasien Jalani Operasi Katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung
Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA Soekarno Hatta Praptomo Dwi Putro (kanan) saat melihat proses operasi katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - BCA bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perdami (SPBK) mengadakan bakti sosial operasi katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA Soekarno Hatta Praptomo Dwi Putro mengatakan, di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung pihaknya memfasilitasi 188 pasien mengikuti operasi katarak.

Dia menyebutkan, bantuan masyarakat mencegah gangguan penglihatan melalui operasi katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung tersebut merupakan kegiatan rutin BCA yang dilakukan sejak 2001 pada hampir seluruh wilayah di Tanah Air.

Baca Juga: Dinilai Lakukan PHK Sepihak, PT Pintex Langgar UU Ketenagakerjaan

Kepala BCA KCU Soekarno Hatta Linda Yulia Tanti menyebutkan, pihaknya terus berkomitmen hadir di sisi masyarakat dalam segala aspek. Salah satunya di bidang kesehatan dengan mengadakan operasi katarak gratis.

Sedangkan, EVP CSR BCA Inge Setiawati menambahkan pihaknya juga memberikan dukungan penyediaan alat-alat operasi katarak untuk SPBK Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Baca Juga: Jabar Disebut Hanya Gudang Suara, Nonoman Sunda Dukung Tokoh Pribumi Jabar agar Menasional

"Untuk kegiatan bakti sosial operasi katarak di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung ini, kami perkirakan bisa dilakukan tindakan sekitar 188 operasi gratis kepada masyarakat," sebut Inge.

Sementara itu, Plt Kepala RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung Leony Widjaja mengaku pelaksanaan operasi katarak itu diselenggarakan selama dua hari berturut-turut pada 18 Juni dan 19 Juni 2022. Tindakan operasi kataraj itu melibatkan 12 dokter spesialis mata yang didampingi asisten dokter untuk menangani sekitar 188 pasien. (*)


Editor : inilahkoran