Terkait Pungutan Liar di SMKN 5 Bandung, Aa Maung Angkat Bicara

Ketua Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat Asep B Kurnia atau yang biasa disebut Aa Maung angkat bicara terkait kasus pungu

Terkait Pungutan Liar di SMKN 5 Bandung, Aa Maung Angkat Bicara
Ketua Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat Asep B Kurnia atau yang biasa disebut Aa Maung
 
INILAHKORAN, Bandung - Ketua Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat Asep B Kurnia atau yang biasa disebut Aa Maung angkat bicara terkait kasus pungutan liar di SMKN 5 Bandung.
 
Menurut dia, bahwa memang sebenarnya ada setoran dana kepada pihak sekolah yakni SMKN 5 Bandung tersebut, akan tetapi itu adalah berdasarkan sukarela sebagai bentuk bersyukur orang tua atas bisa diterima di SMKN 5 Bandung.
 
"Tetapi mungkin ini bisa saja terjadi pelaporan ke pihak Saber Pungli, dikarenakan ada pihak yang merasa terpaksa," ujar Aa Maung, saat mengunjungi SMKN 5 Bandung, yang juga berkomunikasi langsung dengan Kepala SMKN 5 Bandung, Sabtu 25 Juni 2022.
 
 
Dia mengatakan, sebetulnya dengan kondisi kurangnya dana pasokan dari pemerintah untuk kemajuan sekolah, sudah barang tentu sekolah memerlukan bantuan sumbangan guna menutupi kekurangan tersebut, dan itu diperbolehkan, namun tentunya harus sesuai dengan aturan.
 
Lebih lanjut, dia mengatakan, yang terjadi di SMKN 5 Bandung adalah sebetulnya suatu bentuk rasa gembira orang tua, dan perhatian orang tua, juga rasa bersyukur orang tua, dimana anak-anak mereka sudah bisa diterima di sekolah tersebut. 
 
Namun, sayang juga memang dalam hal ini sekolah tidak melakukan secara prosedur dan aturan yang ada, meskipun hal tersebut sudah dilakukan koordinasi sebelumnya dengan pihak komite sekolah.
 
 
"Jadi hemat saya, ini bukan ranahnya yang bisa dibawa ke ranah pidana, tetapi lebih cenderung kepada sanksi dan pembinaan dalam hal ini kewenangan inspektorat," jelas Aa Maung. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran