Masyarakat Diminta Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Hewan Kurban

Yana Mulyana mengaskan aplikasi e-selamat akan memudahkan masyarakat dalam mengetahui kelaikan dan kesehatan hewan kurban saat pandemi PMK

Masyarakat Diminta Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Hewan Kurban
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat menggunakan e-selamat untuk memilih hewan kurban di masa PMK.

INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung Yana Mulyana kembali mengingatkan masyarakat untuk membeli hewan kurban yang telah terdata dan teregistrasi. Salah satunya melalui aplikasi e-selamat.

Karena menurut Yana Mulyana, aplikasi e-selamat akan memudahkan masyarakat dalam mengetahui kelaikan dan kesehatan hewan kurban di tengah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Ini agar memberi jaminan kepada masyarakat untuk tidak usah khawatir apabila ingin melakukan ibadah kurban di situasi saat ini," kata Yana Mulyana di Balai Kota Bandung pada Rabu 29 Juni 2022.

Baca Juga: DKPP Kota Bandung Terjunkan Ratusan Pengawas PMK Awasi Penjual Hewan Kurban

Yana Mulyana menyebut, bahwa hewan kurban yang telah teregistrasi sudah diperiksa dengan baik. Pihaknya pun dengan tegas melarang masyarakat membeli hewan kurban tanpa dilengkapi dokumen resmi.

"Kita harapkan semua hewan yang akan dikurbankan itu, semuanya bisa teregistrasi dan terdata melalui scan barcode tadi sehingga memberi rasa aman. Kalau tidak ada QR nya lebih baik jangan dibeli," ucapnya.

Yana Mulyana menambahkan, aplikasi e-selamat yang diluncurkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) tersebut, rencananya akan terus diterapkan sekalipun wabah PMK telah mereda.

Baca Juga: Apa Hukum Memotong Kuku dan Rambut Sebelum Memotong Hewan Kurban?

"Saya pikir ini satu hal yang baik. Jadi calon pembeli dapat memastikan track record hewan yang akan dibeli hanya dengan memindai QR yang ada. Jadi kemungkinan akan terus kita lanjutkan," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)
Area lampiran


Editor : inilahkoran