Tanggapi Soal Janji Politik yang Belum Terealisasi, Begini Jawaban Hengky

Hengky Kurniawan angkat bicara soal Sejumlah janji politik pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan (Akur) di masa kampanye kembali jadi sorotan

Tanggapi Soal Janji Politik yang Belum Terealisasi, Begini Jawaban Hengky
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan

INILAHKORAN, Ngamprah - Sejumlah janji politik pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan (Akur) di masa kampanye kembali jadi perbincangan publik.

Pasalnya, masih banyak janji politik yang hingga kini belum terealisasikan lantaran beragam kendala yang dihadapi mulai dari kasus korupsi dana bantuan sosial (Bansos) hingga pandemi COVID-19.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengatakan, pihaknya tengah berupaya merealisasikan seluruh program demi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Wayang Golek Kali Pertama Digelar di Kepemimpinan Hengky Kurniawan, Pepadi KBB Ungkap Hal Ini

Menurutnya, pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir ini menjadi penyebab program tidak berjalan maksimal lantaran sejumlah anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Dua tahun terakhir anggaran banyak terrefocussing untuk penanganan Covid-19 yang melanda KBB. Alhamdulillah saat ini kasus di kita terus melandai," katanya.

Ia mengaku, pasca pandemi Covid-19 mulai melandai pihaknya mulai kembali merealisasikan sejumlah program pembangunan yang tertunda.

"Pembangunan infrastruktur di wilayah selatan terus berlangsung dan juga pembangunan alun-alun Cililin. Hal itu demi kesejahteraan masyarakat karena roda ekonomi berjalan baik," ujarnya.

Baca Juga: Ngaku Pecinta Kopi, Hengky Ungkap Potensi Kopi di KBB

Bahkan, sambung dia, sejumlah program yang berpihak kepada "wong cilik" seperti UMKM, pencairan insentif guru ngaji, rutilahu dan yang lainnya bertahap direalisasikan.

"Insentif guru ngaji pada tahun 2021 didistribusikan untuk 10.000 guru ngaji masing-masing Rp300 ribu rupiah jadi totalnya Rp 3 miliar. Begitu pun untuk tahun 2022 anggarannya sama Rp 3 miliar," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, guna kembali menggeliatkan ekonomi melalui koperasi pihaknya menganggarkan anggaran pada tahun 2021 sebesar Rp 6,5 milliar lebih untuk 212 koperasi.

"Nah kalau untuk tahun 2022 kita alokasikan untuk 219 koperasi sebesar Rp6,9 miliar," katanya.

Baca Juga: Visi KBB AKUR Sejalan dengan Penguatan Pendidikan Karakter

Tak hanya itu, sejumlah event besar yang digelar merupakan upayanya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

"Seperti HUT KBB kemarin, selain memberikan hiburan kepada masyarakat kegiatan itu juga outputnya jelas. Para UMKM mendapatkan omzet sampai Rp 3,5 miliar," ucapnya.

Selain itu, pihaknya pun melibatkan para anak muda asli Kabupaten Bandung Barat pada event tersebut yang selama ini pelaku ekonomi kreatif terdampak oleh pandemi Covid-19.

"Musisi muda KBB pun kita libatkan, malahan kita beri honor manggung," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya bakal terus menjalin komunikasi yang baik dengan para sponsor. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir anggaran untuk event besar.

"Walaupun kita mendatangkan artis nasional tapi kita tidak perlu mengeluarkan APBD. Tentunya kualitas event akan terus diperbaiki," pungkasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran