TKK Dihapuskan, Dishub KBB Putar Otak Cari Personel Tambahan di Lapangan

Dengan adanya penghapusan TKK oleh pemerintah pusat secara langsung berpangaruh kepada personel lapangan Dishub KBB

TKK Dihapuskan, Dishub KBB Putar Otak Cari Personel Tambahan di Lapangan
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KBB, Lukmanul Hakim.

INILAHKORAN, Ngamprah - Kebijakan penghapusan tenaga kerja kontrak (TKK) oleh pemerintah pusat pada November 2023 mulai menjadi kekhawatiran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Salah satu yang mengeluhkan kebijakan tersebut, yakni Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pasalnya, dinas yang bertanggung jawab mengurusi bidang transportasi tersebut masih kekurangan personel.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KBB, Lukmanul Hakim mengatakan, pihaknya kekurangan personel untuk pengaturan lalu lintas (lalin), petugas jaga, dan petugas di kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB).

Baca Juga: TKK Pemkab Bandung Barat Semakin Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Bahkan, lanjut dia, jumlah yang ada pun berpotensi hilang dengan adanya kebijakan penghapusan tenaga kerja kontrak (TKK) oleh pemerintah pusat pada November 2023 karena banyak dari personel saat ini statusnya TKK.

"Kami sebenarnya masih kekurangan personel untuk pos-pos tertentu. Tapi bukannya bertambah, karena mereka juga terancam penghapusan, sebab statusnya kebanyakan TKK," katanya.

Ia menyebut, di Dishub KBB saat ini total ada sebanyak 50 pegawai ASN dan 121 TKK.

"Untuk TKK ada sebagian yang sudah bekerja cukup lama dan keberadaannya memang sangat dibutuhkan," sebutnya.

Baca Juga: Pukul Rata, Ternyata Ini Besaran THR yang Diterima TKK KBB

Sehingga, sambung dia, ketika mereka dihapuskan itu jadi persoalan baru yang harus dicarikan solusinya.

"Belum lagi kebutuhan personel untuk petugas teknisi listrik, pengatur lalu lintas, petugas jaga, serta petugas uji KIR," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini untuk petugas jaga dan atur lalu lintas hanya ada 33 orang yang statusnya TKK, begitupun di kantor uji KIR ada 19 orang TKK.

Baca Juga: Tenaga Honorer Dihapus, Ribuan TKK di Bandung Barat Terancam Nganggur

"Kalau itu dihapuskan nanti seperti apa, karena kan yang bisa dioutsourchingkan hanya untuk tenaga keamanan, petugas kebersihan, dan driver," jelasnya.

Untuk itu, terang dia, pihaknya berharap ada kebijakan dari pimpinan nanti terkait bagaimana nasib TKK yang dihapuskan tersebut.

"Termasuk akan menghitung kebutuhan real pegawai di Dishub KBB lalu diusulkan supaya bisa masuk dalam penambahan formasi ketika ada penerimaan CPNS baru," terangnya.

Baca Juga: Produksi Susu Anjlok, Kepala KPSBU Lembang Klaim PMK Tak Hanya Serang Hewan Tapi Ekonomi KBB pun Terdampak

Ia menambahkan, selama ini kekurangan yang ada sulit tercover dari pengadaan CPNS karena kuota terbatas, terakhir saja hanya ada tiga orang dan itu untuk petugas pengujian semua.

"Makanya kami berharap ada penambahan formasi baru saat rekrutmen CPNS berikutnya," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran