Terungkap! Ini Penyebab Dinginnya Suhu Udara Pagi Hari di Kota Bandung

BMKG ungkap faktor penyebab dinginnya suhu udara pagi hari di Kota Bandung dan sekitarnya. Simak penjelasannya berikut:

Terungkap! Ini Penyebab Dinginnya Suhu Udara Pagi Hari di Kota Bandung
BMKG ungkap penyebab cuaca dingin di Bandung akhir-akhir ini.
 
INILAHKORAN, Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memberikan penjelasan terkait kondisi cuaca dingin yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Bandung.
 
Pada Kamis 30 Juni kemarin, cuaca dingin Kota Bandung berada di angka 17,6 derajat celcius. Sedangkan Jumat 1 Juli mencapai 16,9 derajat celcius. 
 
Di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat suhu minimun pada 30 Juni mencapai 14,8 derajat celcius dan hari ini 14,6 derajat celcius.
 
 
Sedangkan pada saat hujan masih aktif cuaca wilayah Bandung mencapai 20 hingga 21 derajat celcius. Sedangkan di kawasan Lembang pada 17 sampai 18 derajat celcius.
 
Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, cuaca saat subuh menjelang pagi yang terasa lebih dingin di Kota Bandung disebabkan saat ini wilayah Bandung Raya sudah memasuki musim kemarau. Sehingga kondisi atmosfer secara umum cerah hingga cerah berawan. 
 
Teguh Rahayu menyampaikan, banyak sinar matahari mencapai permukaan bumi sehingga pada siang hari terasa panas. Sedangkan malam hari kondisi langit cerah hingga cerah berawan menyebabkan panas yang pada siang hari terserap oleh permukaan bumi lepas kembali ke atmosfer dalam bentuk gelombang panjang.
 
 
"Sehingga pada permukaan bumi terasa lebih dingin. Hal ini yang menyebabkan pada pagi hari terasa lebih dingin," kata Teguh Rahayu, Jumat 1 Juli 2022.
 
Teguh menuturkan, penyebab lain kondisi cuaca lebih dingin karena aktifnya monsoon Australia.
 
Monsoon yg berasal dari Australia membawa massa udara dingin dan kering sehingga kondisi di pagi hari ikut terpengaruh oleh monsoon Australia.
 
 
"Pada bulan Juni hingga Agustus adalah musim dingin di Benua Australia. Kita ingatkan masyarakat tidak lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, karena perbedaan suhu pada siang dan pagi sangat tinggi. Masyarakat juga diharapkan selalu memantau keadaan cuaca terkini," ucapnya. *** (Yogo Triastopo) 


Editor : inilahkoran