Diresmikan, Inilah Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Cimaung Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna resmikan Balai rehabilitasi Napza Adhyaksa di Cimaung, Kabupaten Bandung, Jumat 1 Juli 2022.

Diresmikan, Inilah Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Cimaung Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan Balai rehabilitasi narkotika, psikotropika dan obat terlarang (Napza) di Kecamatan Cimaung, Jumat 1 Juli 2022.

INILAHKORAN- Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan Balai rehabilitasi narkotika, psikotropika dan obat terlarang (Napza) di Kecamatan Cimaung, Jumat 1 Juli 2022.

Dalam sambutannya,Dadang Supriatna menyampaikan, kehadiran Balai rehabilitasi Napza Adhyaksa merupakan upayanya dalam memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Ini merupakan bagian dari upaya besar menyelamatkan masa depan generasi muda kita. Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, mari kita bersinergi untuk stop penggunaan dan penyalahgunaan narkoba mulai dari sekarang,” kata Dadang Supriatna.

Baca Juga: Stranger Things 4 Vol. 2 Tayang Hari Ini di Netflix! Noah Schnapp Spoiler Sad Ending

Dadang berharap, keberadaan balai rehabilitasi ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Kabupaten Bandung akan bahayanya terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Karena, hingga saat ini pecandu di Indonesia semakin bertambah setiap harinya.

“Penyalahgunaan dan kejahatan yang berkaitan dengan narkoba akan menimbulkan penyakit sosial dan kejahatan. Oleh karena itu, tidak ada pilihan, kecuali kita bersatu padu mencegah dampak buruk dari benda haram ini,” ujarnya.

Dadang melanjutkan, nantinya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa akan berfungsi sebagai sarana untuk memberikan layanan rehabilitasi yang berkualitas kepada penyintas narkoba.

Adapun program sasarannya merupakan korban penyalahgunaan narkotika, yang mendapatkan rujukan dari pihak kedua pada perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang mendapat pendekatan keadilan restorative. Dimana keadilan restorative dilaksanakan dengan menerapkan penghentian penuntutan tindak pidana narkotika melalui rehabilitasi.

Baca Juga: Dukung Pengurangan Emisi Gas Buang, Podomoro Park dan Hyundai Dirikan Charging Station Mobil Listrik

“Ini juga upaya kami dalam mewujudkan visi pembangunan Bandung Bedas, yakni meningkatkan kualitas pembangunan manusia yang merata. Balai rehabilitasi ini nantinya mampu menjadi alternatif penyelesaian perkara khususnya penyalahgunaan narkotika, sehingga para penyintas tidak hanya diberi efek jera melalui masa hukuman, tetapi juga dapat dipulihkan seperti sedia kala,” katanya.

Sementara itu, Kajati Jabar Asep N Mulyana menerangkan, pembangunan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa merupakan wujud bentuk kehadiran negara dalam memberikan keadilan dan persamaan di depan hukum (Equality Before the Law).

“Bagi mereka yang memiliki biaya bisa menjalani rebab, tapi bagi masyarakat yang tidak memiliki dana terpaksa mereka harus memilih masuk penjara. Oleh karena itu, Jaksa Agung mendorong kita semua untuk memperhatikan masyarakat menengah ke bawah agar sama sama mendapat keadilan,” katanya.

Baca Juga: Spoiler Why Her? Episode 9: Konfrontasi Makin Meningkat antara Oh Soo Jae - Choi Tae Guk - Choi Yoon Sang

Dalam peresmian tersebut, dihadiri oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri (Kajati) Jabar Asep N Mulyana, Jaksa Agung RI Burhanuddin dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.***(rd dani r nugraha).


Editor : inilahkoran