Hampir Satu Pekan, Sopir Bus Laju Prima Buron Usai Terlibat Kecelakaan Beruntun

Polda Jabar memburu sopir bus Laju Prima B 7602 XA memicu tabrakan beruntun di Km 92 jalur B (dari Bandung ke Jakarta) Tol Cipularang.

Hampir Satu Pekan, Sopir Bus Laju Prima Buron Usai Terlibat Kecelakaan Beruntun
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo,


INILAHKORAN, Bandung - Polda Jabar memburu sopir bus Laju Prima B 7602 XA memicu tabrakan beruntun di Km 92 jalur B (dari Bandung ke Jakarta) Tol Cipularang, Minggu (26/6/2022). Sampai saat ini, keberadaan sopir bus tersebut masih belum diketahui.

"Kami pihak kepolisian masih melakukan pencarian, terhadap supir bus. Untuk identitasnya, sudah kami kantongi,"ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat ditemui di Polda Jabar Sabtu (2/7/2022).

Sementara itu, dari hasil penyelidikan, polisi tidak menemukan adanya kesalahan teknis, pada kendaraan Bus Laju Prima yang merupakan penyebab kecelakaan beruntun di tersebut.
 
Baca Juga: Legenda Aerosmith, Steven Tyler Dikabarkan Telah Keluar dari Rehabilitasi! Siap Manggung Kembali

Hal itu dikuatkan dengan hasil pengecekan kendala bus. Bambu begitu, penyebab kecelakaan tersebut belum dapat disimpulkan.

"Dari hasil ramcek kendaraan tersebut, tidak ditemukan adanya kesalahan teknis dari kendaraan tersebut. Jadi, untuk kesimpulannya nanti akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan faktor dan penyebab kecelakaan tersebut," ucapnya.

Pihaknya mengaku, proses penyelidikan terkendala lantara sopir bus Laju Prima melarikan diri.

"(Gelar perkara) Masih diagendakan, karena ada beberapa data teknis yang belum diperoleh, jadi faktor-faktor tersebut akan dilakukan pendalaman, setelah itu baru dilakukan gelar perkara," katanya.
 
Baca Juga: Kader PAN di Sulsel dukung Erick Thohir Jadi Capres

Saat ini, kata dia, baru kernet dari bus tersebut yang sudah dimintai keterangan. Selanjutnya, Polisi juga bakal meminta keterangan dari manajemen PO bus Laju Prima.

"Sudah diperiksa, kernetnya memberikan keterangan tentang kondisi yang ada saat itu, memang ada upaya, namun upayanya itu tetap ada kecelakaan, nanti kita juga agendakan pemeriksaan terhadap manajemen PO bus tersebut," ucapnya. (Caesar Yudistira)***
 
 


Editor : inilahkoran