Jelang Idul Adha, Polda Jabar dan Polres Jajaran Terus Lakukan Sosialisasi Antisipasi Penyebaran PMK

Jelang Idul Adha Polda Jabar dan Polres Jajaran akan terus melakukan pengecekan hewan kurban untuk antisipasi penyebaran PMK

Jelang Idul Adha, Polda Jabar dan Polres Jajaran Terus Lakukan Sosialisasi Antisipasi Penyebaran PMK
Pemkot Bandung sudah mnghabiskan 126 vaksin PMK.

 

INILAHKORAN, Bandung - Polda Jabar bersama dengan jajaran Polres-polres di wilayah hukum Polda Jabar, terus lakukan pengecekan dan sosialisasi pencegahan Penyakit mulut dan kuku (PMK), pada hewan ternak, jelang Idul Adha ini.

Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit virus yang sangat menular pada hewan berkuku belah atau bercabang dua misalnya sapi dan domba.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan pengecekan ini sebagai langkah awal untuk meminimalisasi penyebaran PMK yang saat ini tengah mewabah di beberapa daerah.

Baca Juga: Tangani PMK Jelang Idul Adha, Ngatiyana Instruksikan Dispangtan Jeli Periksa Hewan Kurban

"Sesuai dengan rapat kementrian dan Forkompinda wilayah, dalam hal ini Pemda, serta Polda, untuk mengantisipasi penyebaran PMK tersebut," katanya, Minggu 3 Juli 2022.

Lanjut Ibrahim, selain pengecekan dan sosialisasi terkait hadirnya penyebaran PMK ini, pihaknya pun telah lakukan pemetaan untuk antisipasi penyebaran PMK tersebut. Salah satunya, untuk wilayah Jabar, tidak lagi diperkenankan untuk menjual hewan berkuku belah atau bercabang dua misalnya sapi dan domba, ke luar wilayah Jabar.

"Untuk Jabar khususnya, nanti tidak ada lagi, yang keluar atau penjualan ke luar Jabar," ucapnya.

Baca Juga: Antisipasi PMK, KPSBU Lembang Lakukan Sejumlah Langkah Preventif

Namun begitu, hal tersebut belum dapat diterapkan, karena saat ini pihaknya masih menunggu putusan surat untuk lakukan langkah antisipasi tersebut.

"Tapi ini masih menunggu suratnya. Sementara hasil rapat seperti itu. Kita masih nunggu surat dulu," katanya.

Ia menghimbau agar para peternak hewan seperti sapi, kambing selalu menjaga kebersihan kandang, melakukan penyemprotan cairan Inapektan, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun Dinas Pertanian guna mencegah PMK.

Baca Juga: Produksi Susu Anjlok, Kepala KPSBU Lembang Klaim PMK Tak Hanya Serang Hewan Tapi Ekonomi KBB pun Terdampak

“Selain itu hewan ternak juga harus rutin dicek kesehatan secara berkala, selanjutnya rutin mengecek kebersihan kandang dan tidak lupa memberikan vitamin pada hewan ternak,” ucapnya. (Cesar Yudistira)


Editor : inilahkoran