Prodi Psikologi dan ULPP UM Bandung Gelar Mental Health Check up

Prodi Psikologi UM Bandung gelar bakti sosial bertajuk mental health check up di lantai 4 Kampus tersebut.

Prodi Psikologi dan ULPP UM Bandung Gelar Mental Health Check up
Program studi Psikologi bersama Unit Layanan Pemeriksaan Psikologi (ULPP) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) mengadakan bakti sosial mental health check-up di lantai 4 kampus UM Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Program studi Psikologi bersama Unit Layanan Pemeriksaan Psikologi (ULPP) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) mengadakan bakti sosial mental health check up di lantai 4 kampus UM Bandung.

Acara yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan milad UM Bandung yang ke-6 tersebut diikuti 100 peserta yang berasal dari dalam dan luar UM Bandung.

Pada kegiatan tersebut dilakukan tiga layanan pemeriksaan psikologis. Di antaranya deteksi gangguan penggunaan internet atau kecanduan bermain game online.

Baca Juga: Iwan Setiawan: Guna Penuhi Standar WHO, Kabupaten Bogor Butuh Tambahan Ranjang di RS

Kemudian ada deteksi dini gangguan klinis (deteksi tingkat stres dan kecemasan remaja dan dewasa) dan tes kepribadian (deteksi tipe kepribadian).

Ketua pelaksana bakti sosial mental health check up UM Bandung Novy Yulianty mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kondisi kesehatan mental secara keseluruhan.

Isu kesehatan mental yang saat ini trennya sedang naik, tutur Novy, menjadikan masyarakat sangat antusias melakukan mental health check up.

“Melihat hal tersebut kami juga dari prodi Psikologi senang karena banyak orang yang sudah mulai peka terhadap kondisi kesehatan mental mereka sendiri sehingga merasa perlu untuk dilakukan pemeriksaan,” ucap Novy Yulianty, Sabtu 2 Juli 2022.

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu Akibatkan Belasan Hektare Lahan Tembakau di KBB Terancam Gagal Panen

Lebih jauh Novy Yulianty menjelaskan, acara yang digelar pihaknya menjadi suatu terobosan karena melakukan pengecekan kesehatan diri, tidak hanya fisik, tetapi juga mental.

Usai pemeriksaan nantinya peserta akan mendapatkan manfaat yang sangat luar biasa. Di antaranya mereka mendapat informasi mengenai deteksi atau gambaran kesehatan mental diri mereka itu seperti apa.

Bentuknya bisa berupa laporan gambaran diri, tingkatan kecenderungan adiksi game online, tingkat kecemasan, dan tingkat stres seseorang.

”Hasil tersebut dievaluasi oleh para psikolog yang juga dosen psikologi UM Bandung untuk kemudian diberikan kepada mereka,” lanjutnya.

Baca Juga: Aries Susanti Rahayu Andalkan Amazfit Bip 3 untuk Mendaki Mimpi Besar

Banyak orang yang beranggapan dan memberikan stigma bahwa orang yang datang ke psikolog itu dianggap sebagai orang abnormal atau dalam tanda kutip orang gila.

Dia berharap adanya kegiatan mental health check up yang digelar di UM Bandung dapat mengurangi stigma negatif tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kepekaan terhadap kondisi mental diri sendiri.

"Saya berharap para peserta menjadi lebih paham apa yang terjadi pada dirinya, entah itu perasaan cemas, stres, bahkan tingkat depresi dapat terdeteksi secara dini, sehingga bisa dilakukan penanganan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis atau well beling pada diri individu,” pungkasnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran