Proyek Pembangunan Jalan Selatan KBB Terancam Gagal, Hengky Kurniawan Bakal Ambil Langkah Tegas Ini

Hengky Kurniawan akan mengambil langkah tegas terhadap kontraktor proyek pembangunan jalan selatan KBB yang terancam tak sesuai target.

Proyek Pembangunan Jalan Selatan KBB Terancam Gagal, Hengky Kurniawan Bakal Ambil Langkah Tegas Ini
Lantaran proyek pembangunan jalan selatan KBB terancam gagal, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan bakal mengambil langkah tegas.

INILAHKORAN, Ngamprah - Proyek pembangunan jalan selatan KBB terancam tak sesuai target. Hengky Kurniawan akan mengambil langkah tegas terhadap kontraktor.

Pasalnya, proyek perbaikan jalan selatan KBB yang didanai hutan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) itu baru mencapai 65 persen dari yang seharusnya. Padahal, Hengky Kurniawan menyebutkan kontrak pelaksanaan bakal habis pada akhir Juli ini.

Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menilai, progres pembangunan jalan selatan KBB itu mengalami keterlambatan pengerjaan.

Baca Juga: Selama Ridwan Kamil di Tanah Suci, Wagub Uu Diangkat Jadi Plh Gubernur Jabar

"Bisa dipastikan pembangunan jalan di wilayah selatan itu tak bakal selesai sesuai target," katanya, Senin 4 Juli 2022.

Ia menegaskan, pihaknya bakal menyetop kontrak pihak ketiga sebagai pelaksana proyek, maksimal hingga 27 Juli 2022.

"Proyek jalan memang kita lihat ada keterlambatan dari pihak ke tiga. Padahal mereka cuma punya batas waktu sampai akhir Juli 2022. Kalau ini tidak selesai, sesuai perjanjian kontrak kita stop," tegasnya.

Baca Juga: Paket Wisata Bandung KBB Bakal Dikerjasamakan Disparbud KBB dan Kota Bandung

Diketahui, perbaikan jalan selatan KBB ini semula dirancang sebagai pendongkrak roda ekonomi dan sektor wisata.

Renovasinya membentang dari Kecamatan Batujajar hingga perbatasan Kabupaten Cianjur di wilayah Gununghalu.

Proyek itu dibagi menjadi dua yaitu jalan sepanjang 52,5 kilometer dengan biaya Rp177 miliar dan jalan 19,5 kilometer dengan anggaran Rp78 miliar.

Baca Juga: Mahasiswa Minta Polisi Tangkap Pelaku Keributan Babarsari

Adapun seluruh biaya renovasi jalan itu dibiayai utang dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Kendati demikian, usai gagal menggunakan dana dari PT SMI, Hengky Kurniawan berniat memakai APBD untuk merampungkan perbaikan jalan itu hingga 100 persen.

"Kita cari opsi lain untuk menyelesaikan sisanya yang belum tuntas. Bisa juga kita anggarkan tahun 2023 tanpa menggunakan biaya PT SMI, tapi menggunakan APBD," bebernya.

Baca Juga: MUJ ONWJ Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Utara Subang

Menurutnya, kegagalan proyek jalan selatan sehingga tak tuntas 100 persen disebabkan adanya kendala-kendala lapangan yang dihadapi pihak ketiga.

Ia juga menegaskan, dari sisi pemerintah daerah justru telah bekerja optimal.

Baca Juga: Mulai Dijual Hari Ini, Simak Daftar Harga Tiket Konser Westlife The Wild Dreams Tour di Sentul Bogor

"Kalau kita lihat memang kendalanya ada di pihak ketiga. Karena, kalau dari pihak Pemda KBB, terutama dari sisi penganggaran tidak ada masalah, karena sudah dicover PT SMI," ujarnya.

"Mungkin pihak ketiga menemui banyak masalah di lapangan. Soal ini (sanksi) sudah ada di dalam kontak awal," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran