Disdik KBB Pastikan Tidak Ada Sekolah Favorit di Bandung Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SD di wilayahnya

Disdik KBB Pastikan Tidak Ada Sekolah Favorit di Bandung Barat
Kepada Bidang (Kabid) SD, Dadang A. Sapardan
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SD di wilayahnya masih belum menemui kendala. 
 
Pasalnya, kebanyakan para orang tua siswa sudah memahami cara mendaftar PPDB secara online.
 
"Mudah-mudahan tidak ada kendala, karena ketika orang tua paham dengan digitalisasi mereka bisa mendaftarkan sendiri anaknya," kata Kepada Bidang (Kabid) SD, Dadang A. Sapardan saat ditemui di kantornya, Senin 4 Juli 2022.
 
 
Kendati demikian, jelas dia, bagi orang tua siswa yang belum memahami digitalisasi untuk PPDB bisa langsung datang ke sekolah.
 
"Para orang tua nantinya bakal dibantu langsung operator sekolah untuk mendaftar di sekolah yang dituju," jelasnya.
 
Ia menyebut, meski jumlah sekolah jenjang SD di KBB ada 678 baik negeri maupun swasta, namun untuk PPDB ini pihaknya tetap memberikan arahan kepada orang tua agar mendaftarkan anak-anaknya sesuai aturan yang berlaku.
 
 
"Kalaupun nanti tidak diterima di SMP negeri, carilah SMP swasta karena SMP swasta di KBB dari sisi kualitas swasta tidak kalah dengan negeri," sebutnya.
 
Ia menegaskan, di KBB tidak ada yang namanya sekolah favorit. Namun, hanya ada sekolah masif.
 
Ia menjelaskan, sekolah masif itu adalah sekolah yang banyak diburu oleh orang tua siswa karena aksesnya yang mudah dijangkau.
 
 
"Misal, SMP Negeri 1 Padalarang itu merupakan sekolah masif karena aksesnya enak begitu turun dari angkot langsung dekat dengan lokasi sekolah," jelasnya.
 
Lebih jauh ia menerangkan, sebenarnya kalau mau lihat dari sisi kesediaan sarana dan pra sarana, kualitas guru yang mumpuni itu, SMPN 2 Padalarang.
 
"Yang lebih bagus, karena lahannya luas, fasilitasnya relatifnya lengkap," terangnya.
 
 
Namun, sambung dia, kenapa SMPN 1 Padalarang banyak diburu orang karena aksesibilitasnya lebih mudah daripada ke SMPN 2 Padalarang.
 
"Jadi tidak ada sekolah favorit di KBB, kalau di Kota Bandung ada," ucapnya.
 
Ia menyebut, di KBB sekolah masif ada beberapa, antara lain SMPN 1 dan 3 Padalarang, SMPN 1,2 dan 3 Ngamprah, SMPN 1 dan 3 Lembang, SMPN 1 Batujajar.
 
 
"Sementara untuk SD Masif itu SD Negeri 1 Pancasila, Lembang. Karena memang mutunya bagus lantaran banyak bekerjasama dengan luar negeri, seperti Australia dalam program Bridge," pungkasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 


Editor : inilahkoran