Pemkot Cimahi Gulirkan Program Rutilahu, Simak Kategori Penerimanya

Pemkot Cimahi kembali menggulirkan program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Begini kriteria penerimanya

Pemkot Cimahi Gulirkan Program Rutilahu, Simak Kategori Penerimanya
Pemkot Cimahi kembali menggulirkan program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), begini kriteria penerimanya

INILAHKORAN, Cimahi - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal kembali menggulirkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warganya.

Rencananya, program Rutilahu tersebut bakal rampung sebelum Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana purna bakti Oktober mendatang.

Kepala Seksi Penataan dan Pengendalian Perumahan dan Pemukiman pada DPKP Kota Cimahi, Beni Gunadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya tengah masih melakukan proses kelengkapan berkas dan menunggu pencairan anggaran.

Baca Juga: Penampakan Barang Mewah Milik Doni Salmanan di Gudang Kejari Bale Bandung

"Saya targetkan bulan Juli sudah di running, tapi paling lambat Agustus. Karena target kita tak ingin melebihi
sebelum wali kota selesai kita sudah selesai pengerjaannya," katanya.

Ia menyebut, tahun ini ada berbagai jenis bantuan Rutilahu dari Kota Cimahi, antaran lain bantuan dari Pemprov Jawa Barat sebanyak 160 unit rumah.

"Dari Pemprov dapat 480 tapi karena satu dan lain hal dipangkas menjadi 160 unit," sebutnya.

Baca Juga: Kasus ACT Jadi Sorotan, Begini Pengakuan Penerima Bantuan di KBB

Ia mengaku, berdasarkan informasi yang diterimanya, dipangkasnya bantuan Rumah Layak Tidak Huni (Rutilahu) untuk Kota Cimahi dari Pemprov Jabar itu lantaran permasalahan anggaran.

Kendati begitu, pihaknya memastikan sisa bantuannya akan direalisasikan tahun ini.

"Kalau pelaksanaannya kita tinggal nunggu pencairan saja," ujarnya.

Baca Juga: Siap-siap! Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Masuk Fasilitas Umum dan Perjalanan

Selain dari bantuan Pemprov Jabar, lanjut dia, Pemkot Cimahi juga sudah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki sebanyak 400 unit rumah warga secara gratis tahun ini.

"Ratusan rumah yang akan mendapat bantuan berasal dari berbagai kategori, antara lain yang terkena bencana, Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), Bulam Bhakti Gotong Royong Masyarakar (BBGRM), Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS)," bebernya.

"Termasuk, Rutilahu reguler yang bersumber dari usulan masyarakat hingga Pokir dewan," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran